Connect With Us

TPA Rawa Kucing Mulai Pakai Mesin RDF, Kelola 50 Ton Sampah Per Hari Jadi Bahan Bakar

Yanto | Senin, 9 Desember 2024 | 17:36

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat melakukan uji coba mesin RDF sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Senin 9 Desember 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melaunching pengoperasian teknologi mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Rawa Kucing, Neglasari, Senin 9 Desember 2024.

Dengan mesin ini, sekitar 50 sampah bisa dikelola menjadi sekitar 25 ton bahan bakar alternatif setara batu bara.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin mengungkapkan, Pemkot Tangerang berupaya melakukan pengolahan sampah secara komperhensif berbasis masyarakat, mulai dari pengoperasian menggunakan mesin RDF.

"Kita hari ini melaunching beroperasi mesin RDF Kota Tangerang. Nanti mesin ini kita akan kembangkan terus ke wilayah-wilayah lainnya, sehingga amanat Perda tentang pengelolaan sampah bahwa yang dibuang ke TPA itu adalah residu," ujarnya.

Menurut Nurdin, semua sampah sebelum dibuang ke TPA harus dilakukan pengelolaan terlebih dahulu di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). 

"Nah saya mewujudkan apa yang diamanatkan oleh Perda tersebut, supaya ada TPST, saya memilih teknologi RDF hari ini," katanya.

Dijelaskan Nurdin fasilitas RDF di TPA Rawa Kucing mengoperasikan dua lini mesin produksi dengan kapasitas masing-masing mesin sekitar 25 ton municipal solid waste (MSW) atau sampah perkotaan per hari.

Hasilnya, sampah tersebut diolah menjadi 25 hingga 30 ton RDF bahan bakar yang setara dengan batu bara per harinya.

"Maka, jika dimasifkan dua mesin dan waktu operasi dimaksimalkan setidaknya lebih dari 50 ton sampah setiap harinya berhasil diolah," tegas Nurdin.

Masih dikatakan Nurdin, pasca MoU dengan PT Solusi Bangun Indonesia akan dilanjut dengan Penandatangan Kerja Sama (PKS), yakni untuk mengkaji dan menyatakan kesepakatan soal harga, hingga urusan lainnya dengan hasil olahan sampah RDF tersebut.

"Untuk nilai rupiah perjanjian awal harga Rp400 per kilo hasil RDF. Sejauh ini, jika 20 ton RDF bisa dihasilkan semuanya akan ditarik atau dibeli Solusi Bangun Indonesia," katanya.

Nurdin menambahkan upaya ini juga sebagai strategi Pemkot Tangerang Kota untuk mengurangi volume penumpukan sampah yang berada di Kota Tangerang.

"Saya berharap jadi tranportasi kita bisa mengatasi sampah, mendorong delegasi untuk wilayah, agar pengelolaan semakin dekat dengan masyarakat. Saya berharap tidak ada lagi pembuangan sampah sembarang," imbuhnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill