Connect With Us

Pedagang Es Teh Solo Diduga Dihipnotis di Erafone Sangiang, 1 Motor Raib Dibawa Kabur

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:14

Curanmor dengan modus hipnotis beraksi di Jalan Raya Villa Tangerang Indah, tepatnya di depan toko Erafone MB Sangiang. pada Minggu, 21 Juli 2025 sekitar pukul 13.52 WIB. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Seorang pedagang es teh Solo di kawasan Sangiang, Kota Tangerang, mengaku menjadi korban hipnotis saat sedang berjualan di pinggir Jalan Raya Villa Tangerang Indah, tepatnya di depan toko Erafone MB Sangiang, Kecamatan Periuk. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 21 Juli 2025 sekitar pukul 13.52 WIB.

Korban yang mengenakan baju merah dalam video mengungkapkan, ia kehilangan sepeda motor Honda Beat biru bernomor polisi B 4826 BTI usai berinteraksi dengan tiga orang yang diduga pelaku hipnotis.

"Iya bener. Mereka ternyata bertiga, yang satu anak muda yang di video, yg satu bapak tua agak gemuk dengan mata katarak, yg satu lagi bapak tua kurus," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Kejadian bermula saat korban sedang berjualan seperti biasa, lalu didatangi seorang pria muda yang berpura-pura ingin membeli teh Solo dalam jumlah besar. Pria itu bahkan mengaku hendak melakukan pemesanan untuk keesokan harinya dan akan memberikan uang muka (DP).

"Saya jual teh Solo, dia beli sekaligus mau memesan banyak untuk besok harinya. Saya sudah ada penolakan untuk ikut karena di lapak tidak ada orang. Ketika kasih uang untuk bayar, saya langsung nge-blank pas megang," katanya.

Dalam kondisi tak sepenuhnya sadar, korban kemudian dibawa pria tersebut ke sebuah bangunan di mana sudah ada dua pria tua lainnya telah menunggu. 

Salah satu dari mereka meminta korban ikut mengantarkan untuk membeli nasi padang dan mengambil uang ke istri pelaku.

"Ketika saya salaman sama mereka, saya sadar lagi tapi sedikit linglung," ucapnya.

Namun, korban kembali tak sadarkan diri saat diminta turun di tempat penjual nasi padang. Salah satu pelaku menempelkan uang ke tangannya, yang diduga menjadi pemicu korban kembali kehilangan kesadaran. Pelaku kemudian membawa kabur motor tersebut.

"Pas ditempelkan uang suruh turun, saya enggak sadarkan lagi. Motornya ngebut gitu aja. Beberapa menit baru sadar," katanya.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill