Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Polsek Teluknaga berhasil membongkar praktik peredaran obat keras ilegal yang licik berkedok toko kosmetik di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Dalam operasi yang digelar Jumat 12 Desember 2025 pagi, polisi menyita ratusan butir obat daftar G, yaitu Tramadol dan Hexymer.
Pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Teluknaga, IPDA Achmad Naufal Fathurrahman di Jalan Babussalam, Kampung Teluknaga.
Petugas berhasil mengamankan pria berinisial Z alias Mahdi, 22, yang diduga kuat sebagai pengedar obat-obatan terlarang tersebut.
Kapolsek Teluknaga AKP Nanda Setya Pratama Baso menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan penjualan obat keras tanpa izin di toko kosmetik tersebut.
“Setelah menindaklanjuti informasi dan melakukan observasi mendalam, anggota kami mendatangi lokasi. Setibanya di sana, petugas mendapati seorang laki-laki di dalam toko kosmetik. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah obat keras jenis Tramadol dan Hexymer yang diperjualbelikan tanpa izin edar,” ujar Kapolsek.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti signifikan, di antaranya 158 butir tablet Tramadol dan 24 butir tablet Hexymer, serta uang tunai hasil penjualan.
Kapolres Metro Tangerang Kota secara tegas menyatakan apresiasi atas kinerja jajaran Polsek Teluknaga. Beliau berkomitmen penuh untuk "sikat habis" peredaran obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya.
Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran barang haram ini. “Jika mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkoba, segera hubungi Call Center bebas pulsa 110,” tutupnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews