Connect With Us

Empat Tewas di Dalam Sumur

EYD | Kamis, 12 November 2015 | 09:01

Tim SAR Kota Jambi melakukan upaya mengangkat empat jenazah yang meninggal di dalam sumur (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Empat warga tewas di dalam sumur yang tengah digali mereka di Kelurahan Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Mereka yang tewas adalah penggali sumur bernama Andi Wibowo (29) dan Santoso (29). Keduanya warga Desa Kliwonan RT 29, Kecamatan Masaranan, Sragen, Jawa Tengah. Selama di Jambi, mereka tinggal Kelurahan Air Hitam RT 06, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Sementara itu, Ferdian Azizun (28) dan Sulhi (24) yang hendak menolong penggali sumur ikut tewas. Keduanya adalah warga Kelurahan Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Hapaz, warga yang tinggal di dekat sumur, yang menyaksikan kejadian mengaku tengah istirahat siang ketika tiba-tiba mendengar suara perempuan menjerit-jerit minta tolong. Dirinya yang sedang berbaring di kamar rumah panggungnya langsung berlari turun ke arah sumur. “Tetangga yang lain juga turun, termasuk Ferdiyan dan Sulhi,” ujar Hapaz.

Melihat dua penggali sumur terkulai lemas di dasar sumur, Ferdiyan langsung turun untuk menolong. Bukannya membawa penggali sumur ke atas, Ferdiyan malah tidak kunjung naik. “Akhirnya Sulhi ikut turun. Rupanya Sulhi juga tidak naik-naik,” ucap Hapaz.

Warga lainnya akhirnya tidak ada yang berani turun ke dalam sumur. “Kami yakin sumur ini mengeluarkan gas beracun dan mematikan,” ujar Hapaz.

Warga sempat mengupayakan evakuasi keempat jenazah menggunakan peralatan seadanya, namun tak kunjung berhasil. Akhirnya warga menghubungi Tim SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menggunakan peralatan yang memadai dan petugas memakai tabung oksigen, akhirnya keempat jenazah berhasil dievakuasi.

Kepala BPBD Kota Jambi Ridwan menyatakan keempat warga tewas bukan disebabkan menghirup gas beracun. “Sumur itu cukup dalam, 12 meter, semakin ke bawah semakin menyempit sehingga mereka kehabisan oksigen. Jadi bukan karena menghirup gas beracun,” ujar Ridwan di lokasi kejadian.

Saat ini, dua jenazah penggali sumur disimpan di kamar mayat RSUD Raden Mattaher. Sementara jenazah Ferdiyan dan Sulhi sudah disemayamkan di rumah duka.

NASIONAL
Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18

Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.

KAB. TANGERANG
ASN Level Staf Pemkab Tangerang Paling Banyak Langgar Disiplin, 3 Orang Dipecat Sepanjang 2026

ASN Level Staf Pemkab Tangerang Paling Banyak Langgar Disiplin, 3 Orang Dipecat Sepanjang 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:01

Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat, sepanjang tahun 2026 ada sebanyak 12 aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya melakukan pelanggaran disiplin dan etika.

TANGSEL
Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill