Connect With Us

Jazuli: Biadab, Pembantaian Muslim Rohingnya Tidak Bisa Ditolelir

Yudi Adiyatna | Selasa, 29 Agustus 2017 | 20:00

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. (@TangerangNews2017 / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menyatakan kesedihan, kepedihan, dan keprihatinannya yang mendalam atas tragedi pembantaian Muslim Rohingnya yang terus terjadi di distrik/kawasan Rakhine Myanmar.

"Apa yang terjadi di Rohingnya sangat menyedihkan, di luar akal sehat dan nurani kemanusiaan kita yang beradab, sehingga tidak bisa lagi ditolelir," katanya, Selasa (29/8/2017).

Untuk itu, Anggota Komisi I DPR RI ini menminta agar seluruh dunia harus menghentikan tragedi kemanusiaan paling memilukan di abad ini. Pasalnya, tragedi itu telah menjadi isu internasional dengan tersebarnya berita, foto, dan video pembantaian muslim Rohignya ke seluruh dunia. BACA JUGA : Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

"Dunia berduka, dan tidak berhenti di situ atas nama tanggung jawab kemanusiaan universal kita harus menghentikan pembantaian manusia di sana," tegas anggota DPR RI asal Tangsel tersebut.

Menurut Jazuli, Fraksi PKS sendiri akan menggalang solidaritas kemanusiaan untuk Rohingnya di Parlemen dan juga akan mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk melakukan diplomasi multitrak yang efektif guna menyelamatkan kaum muslim yang berada di sana. BACA JUGA : Jazuli Ajak Masyarakat Bangun Ketahanan dan Kemandirian Bangsa

"Kami di Fraksi PKS akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu saudara-saudara kita di sana melalui berbagai saluran dan kewenangan yang kami miliki, semata-mata atas nama kemanusiaan yang adil dan beradab," pungkas Jazuli.(RAZ)

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill