Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Musisi Jerinx memenuhi panggilan Polda Bali atas laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam kasus pencemaran nama baik, Kamis (6/8/2020).
Pria bernama asli I Gede Ari Astina ini datang didampingi kuasa hukumnya I Wayan Gendo Suardana tiba sekitar pukul 10:24 WITA.
Dengan mengenakan kaos oblong warna hitam dengan tulisan “Indonesia Tolak Rapid”, Drummer Superman Is Dead ini mengaku tidak punya kebencian pribadi terhadap IDI. "Di sini saya tegaskan lagi, saya mewakili kepentingan publik,” ujarnya seperti dilansir dari Kumparan.
Menurut Jerinx, pendapatnya selama ini merupakan bentuk kritikan sebagai warga negara Indonesia yang diyakini benar. “Tidak ada bermaksud negatif atau buruk. Jadi saya lakukan murni sebatas kritikan sebagai warga negara," ujarnya.
Adapun soal permintaan maaf yang sebelumnya sempat dimuat di kumparan.com, bukan berarti dia mengakui kesalahan. Namun itu merupakan bentuk empati bila ada anggota IDI yang merasa tersakiti oleh pernyataannya.
Baginya pernyataan itu, mewakili perasaan banyak orang khususnya rakyat kecil yang direpotkan oleh adanya rapid test dan bahkan sampai tidak mendapat pelayanan kesehatan. "Ini akan saya jelaskan dalam pemeriksaan," tegasnya. (RAZ/RAC)
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAG-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul
Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews