Connect With Us

Pakai Kaos Indonesia Tolak Rapid, Jerinx Datangi Polda Bali

Redaksi | Kamis, 6 Agustus 2020 | 13:56

Jerinx dengan mengenakan kaos oblong warna hitam dengan tulisan Indonesia Tolak Rapid bersama pengacaranya Wayan Gendo Suardana menjelang pemeriksaan di Polda Bali. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Musisi Jerinx memenuhi panggilan Polda Bali atas laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam kasus pencemaran nama baik, Kamis (6/8/2020).

Pria bernama asli I Gede Ari Astina ini datang didampingi kuasa hukumnya I Wayan Gendo Suardana tiba sekitar pukul 10:24 WITA.

Dengan mengenakan kaos oblong warna hitam dengan tulisan “Indonesia Tolak Rapid”, Drummer Superman Is Dead ini mengaku tidak punya kebencian pribadi terhadap IDI. "Di sini saya tegaskan lagi, saya mewakili kepentingan publik,” ujarnya seperti dilansir dari Kumparan.

Menurut Jerinx, pendapatnya selama ini merupakan bentuk kritikan sebagai warga negara Indonesia yang diyakini benar. “Tidak ada bermaksud negatif atau buruk. Jadi saya lakukan murni sebatas kritikan sebagai warga negara," ujarnya.

Adapun soal permintaan maaf yang sebelumnya sempat dimuat di kumparan.com, bukan berarti dia mengakui kesalahan. Namun itu merupakan bentuk empati bila ada anggota IDI yang merasa tersakiti oleh pernyataannya.

Baginya pernyataan itu, mewakili perasaan banyak orang khususnya rakyat kecil yang direpotkan oleh adanya rapid test dan bahkan sampai tidak mendapat pelayanan kesehatan. "Ini akan saya jelaskan dalam pemeriksaan," tegasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill