Connect With Us

Airlangga: Harmoko Panutan Bagi Kader Golkar

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 Juli 2021 | 13:29

Almarhum Harmoko bin Asmoprawiro. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan menteri penerangan era Soeharto, Harmoko bin Asmoprawiro.

Harmoko meninggal di RSPAD pukul 20.22 WIB pada Minggu (4/7/2021) setelah menjalani perawatan di intensif.

“Saya atas nama Ketua Umum Partai Golkar dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan duka mendalam dan rasa kehilangan atas wafatnya kader terbaik Golkar dan Indonesia, Bapak Harmoko bin Asmoprawiro,” tutur Airlangga, Minggu 4 Juli 2021.

Airlangga mengaku Harmoko adalah panutan bagi seluruh kader partai berlambang pohon beringin. Pengabdian Harmoko bagi Indonesia paling besar dilakukan Harmoko saat menduduki menteri penerangan era Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Selama 14 tahun menjabat sebagai menteri penerangan, Harmoko adalah sosok dibalik gerakan Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pirsawan (Kelompencapir). 

Ide inilah yang kini menjelma dan dilakukan di hampir seluruh institusi, melalui peran kehumasan dan juru bicara pemerintah. Menurut Airlangga, saat itu, ide Harmoko ini digunakan untuk menyampaikan informasi dan pencapaian kerja pemerintah kepada rakyat.

Harmoko juga melakukan kegiatan Safari Ramadhan ke daerah dan pedesaan. Ini merupakan perubahan paradigma komunikasi publik yang sangat berarti.

“Dengan latar belakang kewartawanannya, beliau mampu memanfaatkan keluasan wawasan dan kemampuan berinteraksi dengan banyak kalangan, sehingga pola komunikasi politik pun menjadi cair, sederhana, tidak lagi sekaku masa-masa sebelumnya,” tuturnya.

Di era kepemimpinan Harmoko saat menjadi ketua DPR/MPR jugalah transisi kepemimpinan nasional terjadi dari Orde Baru memasuki Reformasi.

“Kepemimpinan beliau di masa transisi reformasi sungguh berat dan penuh tantangan. Itu merupakan ujian berat seorang pemimpin partai besar, dan dengan segala dinamikanya berhasil dilalui,” ujar Airlangga.

Harmoko juga menjabat sebagai ketua umum Golkar periode 1993-1998. Pencapaian karier politik sosok kelahiran Nganjuk, 7 Februari 1939 ini menjadi panutan kader Golkar. Salah satu peran Harmoko adalah masuknya aktivis yang direkrut menjadi tulang punggung partai.

"Itu adalah jejak sejarah beliau yang perlu diteladani, dan saya pribadi mengapresiasi langkah-langkah itu,” tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menyampaikan mewakili pihak keluarga memohon doa dan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan diberi tempat terbaik di sisi-Nya. Amin,” pungkas Airlangga.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill