Connect With Us

Gudang Ekspedisi Kebakaran, Eiger Rugi dan JNE Siap Ganti

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 September 2022 | 16:21

Gudang JNE Express di Jalan Pekapuran, Depok, Jawa Barat kebakaran pada Senin, 12 September 2022. (Kompas/Chaerul Halim / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Gudang JNE Express di Jalan Pekapuran, Depok, Jawa Barat kebakaran pada Senin, 12 September 2022, sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa ini berdampak pada sejumlah hal, salah satunya kerugian konsumen.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos mengatakan, api mulai padam pukul 08.57 WIB.

"Saat ini kita lagi pendinginan, Alhamdulillah api sudah bisa diatasi tinggal pendinginan memastikan jangan sampai ada titik api lagi," ujarnya dilansir dari Detik.com.

Ia menduga api berasal dari gudang penampungan barang. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting atau hubungan pendek arus listrik. 

"Awalnya api muncul dari (gudang) belakang, kemungkinan diduga korsleting," kata Welman. 

Pihak kepolisian menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian materi masih belum dapat ditaksir.

GM ECommerce Eiger Adventure, Jason Wuysang menyebut bahwa Eiger mengalami kerugian yang besar, mencapai puluhan miliar rupiah. Perusahaan menyatakan belum bisa melakukan layanan di beberapa platform online.

"Secara perkiraan, total kerugian materi yang Eiger alami mencapai 50 miliar rupiah," kata Jason.

Head of Media Relation PT JNE, Kurnia Nugraha menyampaikan permohonan maafnya atas musibah kebakaran gudang yang terjadi itu.

"Sehubungan dengan terjadinya musibah kebakaran Gudang JNE Cimanggis, kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya musibah ini, khususnya kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian," kata Kurnia.

Kurnia menyampaikan, sampai saat ini JNE masih menunggu hasil proses penyelidikan pihak berwajib soal penyebab terjadinya kebakaran tersebut. 

"Penyebab terjadinya kebakaran, sampai saat ini masih dalam proses investigasi bersama dengan pihak berwajib," katanya.

Kurnia pun menyampaikan, proses pengiriman barang kepada konsumen tidak akan terganggu dengan adanya musibah kebakaran tersebut. 

"Proses operasional pengiriman barang kami pastikan tetap berjalan normal," katanya.

Kurnia menegaskan, JNE berkomitmen akan melakukan proses ganti rugi terhadap barang-barang kiriman pelanggan yang rusak akibat musibah ini.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill