Connect With Us

Orang Tua Wajib Tahu, 4 Tips Hadapi Gempa Bumi Bersama Anak

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 9 Desember 2022 | 13:23

Ilustrasi ajari anak berlindung dari gempa bumi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bencana gempa bumi sedang melanda berbagai wilayah di Jawa Barat, seperti Cianjur dan Sukabumi, bahkan getarannya terasa hingga ke Tangerang.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gempa bumi, salah satu di antaranya adalah karena Indonesia sendiri termasuk bagian dari The Pacific Ring of Fire atau cincin api Pasifik, yang merupakan suatu lintasan di mana terdapat deretan gunung berapi aktif.

Oleh karena itu, perlu untuk selalu siap dan siaga untuk menghadapi kemungkinan gempa yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu tanpa diduga.

Terlebih lagi bagi para orang tua, selain menyelamatkan diri sendiri pun harus memastikan keselamatan si kecil.

Berikut beberapa tips menghadapi gempa bumi bersama anak, untuk meminimalisir kemungkinan buruk seperti dilansir dari urbanjabar.com, Jumat 9 Desember 2022.

 

1. Jangan panik saat terjadi gempa bumi

Saat gempa sedang terjadi, jangan panik. Sebab, anak akan ikut panik dan ketakutan.

Segera ajak anak untuk keluar ruangan dengan tenang, tetapi jika tidak memungkinkan untuk keluar, cari perlindungan untuk area kepala dengan bantal.

Jika tidak, berlindunglah di tempat seperti di bawah meja yang kokoh serta hindari kaca dan jendela.

 

2. Menenangkan anak

Meski sulit untuk menenangkan anak di saat keadaan sendiri sedang cemas, tetapi dengan menenangkan anak bisa menghindarkan kemungkinan terburuk karena panik.

Segera dekap anak dengan memeluknya dan yakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.

 

3. Memastikan sekitar

Setelah gempa berakhir, jangan buru-buru untuk berlarian. Sebab, masih ada kemungkinan ada benda atau perabot jatuh yang menimpa.

Pastikan kondisi sekitar telah aman, setelah dirasa aman, bawa anak menuju titik evakuasi untuk mencegah terjadinya gempa susulan.

 

4. Berikan penjelasan pada anak saat gempa sudah berhenti

Beberapa menit atau jam setelah gempa berhenti biasanya masih ada rasa ketakutan pada anak, terlebih apabila bencana ini merupakan pengalaman pertamanya.

Beri pengertian pada anak tentang gempa dan hal yang perlu dilakukan serta sebaiknya dihindari ketika terjadi gempa bumi.

Tak perlu memberi penjelasan bernada menakut-nakuti anak meski bermaksud untuk meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, hal ini justru membuat anak merasa ketakutan dan panik ketika terjadi gempa bumi.

Itulah empat tips menghadapi gempa bumi bersama anak. Mempelajari tentang gempa bumi sangat penting guna meminimalisir dampak yang timbul jika terjadi gempa bumi.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill