Connect With Us

Partainya Tak Lolos Verifikasi Pemilu, Amien Rais Duga Ada Kejanggalan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 Desember 2022 | 13:43

Ketua Majelis Suryo Partai Ummat Amien Rais. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tahap verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dilaksanakan dan telah mengumumkan sejumlah partai yang lolos. Tetapi Partai Ummat besutan Amien Rais menjadi satu-satunya yang tak lolos verifikasi.

Menanggapi hasil yang tak memuaskan tersebut, Amien Rais mengaku akan menempuh jalur hukum lantaran menurutnya terdapat kejanggalan dari hasil verifikasi. Selain itu, pihaknya pun akan membeberkan adanya bukti kecurangan kepada publik.

“Bukti-bukti kesaksian tertulis maupun bukti digital telah kami miliki dan pada saatnya akan kami ekspos ke publik,” kata Amien Rais seperti dikutip dari tempo.co, Kamis 15 Desember 2022.

Diketahui kegagalan Partai Ummat lantaran tidak memenuhi syarat di dua provinsi yakni Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara.

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menegaskan pihaknya akan mengawali pengusutan dengan menyampaikan tiga tuntutan, di antaranya yakni terkait keterbukaan data yang ada di Sipol dan permohonan tuntutan terhadap DKPP, agar menindaklanjuti dugaan intervensi KPU pusat terhadap daerah.

“Kita lihat berapa hari terakhir ini itu bahkan penyelenggara yang ada di daerah juga melakukan somasi,” ujarnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Partai Ummat Denny Indrayana menyebut dalam tiga hari ke depan, pihaknya akan menyampaikan keberatan tersebut kepada Bawaslu.

“Tentu disertai dengan dokumen-dokumen, bukti-bukti, kesaksian-kesaksian yang kami miliki untuk menguatkan bahwa sebenarnya Partai Ummat layak untuk dijadikan peserta Pemilu 2024. Silakan nanti publik melihat bagaimana proses ini,” kata Denny.

Denny melanjutkan, pihaknya pun akan membawa dan membatalkan surat keputusan KPU No 18/2022 yang baru diterima hari ini kepada Bawaslu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill