Connect With Us

Tol Tangerang Jakarta Padat Merayap, Ini Sebabnya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 15 Mei 2023 | 09:53

Ilustrasi - Mengantisipasi kemacetan di Tol Merak, enam gardu tol di GT Cikupa sementara ditutup. (@TangerangNews / Detik)

TANGERANGNEWS.com- Tol Tangerang arah Jakarta mengalami kemacetan sepanjang kurang lebih 6 kilometer pada Senin, 15 Mei 2023, pagi.

Petugas Call Center Jasa Marga Lala mengatakan, kemacetan tersebut terjadi lantaran penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Informasinya di Tol Tangerang Km 20 selesai penanganan," katanya saat dihubungi seperti dikutip dari detik.com.

Meski begitu, belum ada konfirmasi terkait jenis kendaraan yang mengalami kecelakaan hingga menimbulkan kepadatan di beberapa titik menuju tol arah Jakarta.

Menurut informasi dari Jasa Marga, kemacetan melanda di sekitar kilometer 3 di Tol Tangerang. Lalu, di Karang Tengah kilometer 12 hingga kilometer 11 pun volume kendaraan terpantau padat.

"Macet Km 23-Km 20 imbas selesai penanganan, di Tol Tangerang, padat lagi Km 19-Km 13 padat volume lalin, Karang Tengah Km 12 sampai Km 11 padat volume lalin, padat Km 9 sampai Kedoya padat akibat volume lalin," pungkasnya.

BANTEN
Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:50

Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill