Connect With Us

Tol Tangerang Jakarta Padat Merayap, Ini Sebabnya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 15 Mei 2023 | 09:53

Ilustrasi - Mengantisipasi kemacetan di Tol Merak, enam gardu tol di GT Cikupa sementara ditutup. (@TangerangNews / Detik)

TANGERANGNEWS.com- Tol Tangerang arah Jakarta mengalami kemacetan sepanjang kurang lebih 6 kilometer pada Senin, 15 Mei 2023, pagi.

Petugas Call Center Jasa Marga Lala mengatakan, kemacetan tersebut terjadi lantaran penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Informasinya di Tol Tangerang Km 20 selesai penanganan," katanya saat dihubungi seperti dikutip dari detik.com.

Meski begitu, belum ada konfirmasi terkait jenis kendaraan yang mengalami kecelakaan hingga menimbulkan kepadatan di beberapa titik menuju tol arah Jakarta.

Menurut informasi dari Jasa Marga, kemacetan melanda di sekitar kilometer 3 di Tol Tangerang. Lalu, di Karang Tengah kilometer 12 hingga kilometer 11 pun volume kendaraan terpantau padat.

"Macet Km 23-Km 20 imbas selesai penanganan, di Tol Tangerang, padat lagi Km 19-Km 13 padat volume lalin, Karang Tengah Km 12 sampai Km 11 padat volume lalin, padat Km 9 sampai Kedoya padat akibat volume lalin," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem Picu Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Andra Soni: Terpanas Sejak 30 Tahun Terakhir

Kemarau Ekstrem Picu Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Andra Soni: Terpanas Sejak 30 Tahun Terakhir

Jumat, 3 Juli 2026 | 03:48

Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang berlangsung selama dua hari, sejak Selasa 30 Juni 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill