Connect With Us

Cara Atasi Sikap Enggak Enakan Supaya Percaya Diri

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 10 September 2023 | 18:40

Ilustrasi depresi (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com- Seringkali kita merasa sulit untuk mengekspresikan diri dan melakukan apa yang sebenarnya kita inginkan. Kita mungkin menyesuaikan diri demi menyenangkan orang lain atau menghindari konflik. Sikap seperti ini sering disebut sebagai "enggak enakan". 

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa perilaku ini bisa merugikan dan bagaimana cara mengatasi sikap ini seperti dilansi dari kanal YouTube Satu Persen, Senin, 11 September 2023.

1. Kenali Akar Perilaku Enggak Enakan

Salah satu langkah pertama untuk mengatasi sikap enggak enakan adalah mengenali akarnya. Beberapa alasan umum termasuk:

- Pengaruh dari orang tua yang mendikte tindakan kita sejak kecil.

- Rasa takut mengecewakan orang lain atau kehilangan pengakuan dari mereka.

- Kurangnya kepercayaan diri dalam mengambil keputusan sendiri.

2. Menetapkan Prioritas dan Tujuan Pribadi

Langkah selanjutnya adalah menetapkan prioritas dan tujuan pribadi. Pikirkan apa yang sebenarnya penting bagi Anda dan apa yang membuat Anda merasa lebih baik. Ini akan membantu Anda memahami apa yang ingin Anda capai dalam hidup Anda.

3. Belajar Bersikap Asertif

Bersikap asertif adalah kunci untuk mengatasi sikap enggak enakan. Ini berarti Anda dapat mengungkapkan pendapat dan perasaan Anda dengan jelas, sambil tetap mempertimbangkan perasaan orang lain. Berikut beberapa langkah untuk bersikap asertif:

- Deskripsikan perilaku yang membuat Anda tidak nyaman secara spesifik.

- Jelaskan perasaan Anda dengan menggunakan kata "aku" atau "gue."

- Jelaskan sudut pandang Anda dan apa yang Anda inginkan dan tidak inginkan.

- Pertimbangkan kebutuhan orang lain, tetapi tetap teguh dalam menyampaikan keinginan Anda.

4. Mengubah Sumber Kepercayaan Diri

Jika Anda cenderung mencari validasi dari orang lain, cobalah untuk mengubah sumber kepercayaan diri Anda. Ingatlah bahwa kebahagiaan Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri, dan persetujuan orang lain tidak selalu setara dengan kebahagiaan.

5. Empati dan Komunikasi

Terakhir, cobalah untuk lebih berempati terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain. Pahami bahwa semua orang memiliki kekhawatiran dan kebutuhan mereka sendiri. Komunikasi yang baik adalah kunci untuk memecahkan konflik dan menjaga hubungan yang sehat.

Kesimpulan

Sikap enggak enakan dapat merugikan diri Anda secara pribadi dan menyebabkan kebingungan dalam hubungan. Dengan mengenali akar perilaku ini, menetapkan prioritas pribadi, bersikap asertif, mengubah sumber kepercayaan diri, dan berkomunikasi dengan baik, Anda dapat mengatasi sikap enggak enakan dan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Ingatlah bahwa menjadi diri sendiri adalah kunci untuk mencapai kebahagiaan dan merasakan pengalaman hidup yang lebih berarti.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill