Connect With Us

Pemilih Pemula Wajib Tahu, Ini Panduan Cara Memilih dalam Pemilihan Umum 2024

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 11 Januari 2024 | 22:15

Ilustrasi pemilu. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menetapkan sebanyak 204.807.222 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Dari jumlah tersebut, 65 persen didominasi oleh kalangan generasi muda, dimana 46,8 juta berasal dari kelompok Gen Z, yang beberapa diantaranya merupakan pemilih pemula.

Bagi pemilih pemula tentunya belum begitu familiar terkait tata cara memilih dalam Pemilu. Berikut panduannya dilansir dari kompas.tv, Kamis, 11 Januari 2024.

Untuk diketahui, 14 Februari 2024 mendatang akan menjadi Pemilu serentak, yakni untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten atau Kota.

Perlu dicatat, surat suara berwarna abu-abu diperuntukkan mencoblos pasangan calon presiden dan wakil presiden. Sedangkan surat suara kuning untuk mencoblos anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Sementara surat suara merah untuk mencoblos anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, kemudian surat suara biru untuk mencoblos anggota DPRD Provinsi.

Terakhir, surat suara hijau digunakan dalam mencoblos anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Syarat Pemilih dalam Pemilu 2024

Terdapat beberapa persyaratan dalam Pemilu 2024 yang harus dipenuhi sebelum melakukan pencoblosan.

1. Telah berusia 17 tahun atau lebih saat hari pemungutan suara, kemudian sudah kawin atau sudah pernah kawin.

2. Memiliki hak pilih yang tidak dicabut melalui putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

3. Sedang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dibuktikan dengan KTP-el.

4. Bagi domisili luar negeri, dapat dibuktikan melalui KTP-el, Paspor dan/atau Surat Perjalanan Laksana Paspor.

5. Bagi pemilih yang belum memiliki KTP-el, dapat menggunakan Kartu Keluarga.

6. Bukan merupakan bagian dari prajurit Tentara Nasional Indonesia atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Panduan Cara Memilih dalam Pemilu 2024

1. Pemilih yang termasuk dalam DPT dapat segera menuju tempat pemungutan suara (TPS) sesuai data, pada Rabu, 14 Februari 2024 pukul 07.00-13.00 waktu setempat.

2. Setelah sampai di bilik suara, coblos satu kalo pada nomor, nama, foto pasangan calon, atau tanda gambar partai politik pengusul dalam satu kotak pada surat suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

3. Selain itu, coblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan/atau nama calon anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota untuk pemilu anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

4. Untuk anggota DPD, pemilih dapat mencoblos satu kali pada nomor, nama, atau foto calon.

Demikian panduan singkat cara memilih dalam Pemilu 2024, khususnya bagi pemilih pemula. Semoga bermanfaat!

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

KOTA TANGERANG
Jembatan Kaca Berendeng Ditutup Sementara Gegara Rusak, Begini Kondisinya

Jembatan Kaca Berendeng Ditutup Sementara Gegara Rusak, Begini Kondisinya

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:14

Salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill