Connect With Us

Beda Tanggapan Capres-cawapres Usai Putusan MK Hasil Pilpres 2024, Cak Imin: Kami Tak Kuasa 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 April 2024 | 08:50

Capres peserta Pilpres 2024, Ganjar Pranowo (kiri), Prabowo Subianto (tengah), Anies Baswedan (kanan). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 yang diajukan oleh pasangan calon (Paslon) 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Sidang pengucapan putusan sengketa hasil Pilpres 2024 itu digelar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin, 22 April 2024, dimulai sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam putusannya, MK menolak seluruh dalil permohonan dari Paslon 01 dan 03, termasuk salah satunya terkait diskualifikasi paslon 02 dan atau keterlibatan cawe-cawe Presiden Joko Widodo dalam hasil Pilpres 2024.

Hakim menegaskan, dalil yang disampaikan tersebut tidak beralasan menurut hukum.

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Suhartoyo.

Usai putusan tersebut, para paslon capres-cawapres pun memberikan reaksi berbeda-beda.

Paslon 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar segera membuat video konferensi pers yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Dalam video tersebut, cawapres 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memberikan pernyataan menohok terkait lemahnya demokrasi di Indonesia.

"Putusan ini mengkonfirmasi bahwa kita semua termasuk MK tak kuasa menghentikan laju pelemahan demokrasi," ujar Cak Imin dikutip Selasa, 23 April 2024.

Senada, capres 01 Anies Baswedan menegaskan agar masyarakat dapat ikut mengawal jalannya demokrasi di Indonesia agar sesuai dengan amanat reformasi.

"Kita semua harus terus bekerja, harus terus merangkul dan memperkuat masyarakat kita agar dalam proses demokrasi masyarakat kita bisa kebal terhadap imbalan-imbalan atau ancaman," jelas Anies.

Kendati begitu, Paslon 01 menyatakan menerima dan menghormati keputusan MK sebagai keputusan yang mengikat. Keduanya pun berkomitmen akan terus membersamai pendukungnya dalam gerakan perubahan.

Sementara itu, Paslon 03 memberikan reaksi sedikit berbeda. Capres 03 Ganjar Pranowo hanya memberikan ucapan selamat di akun Instagram pribadinya.

"Selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Mari terus lanjutkan perjuangan yang terbaik untuk Indonesia dan jadilah pemimpin tanpa tebang pilih," tulis Ganjar.

Di sisi lain, cawapres 03 Mahfud MD membuat video konferensi pers dan terlihat tanpa didampingi oleh capresnya.

Dalam pernyataannya, Mahfud menganggap sidang MK sebagai panggung teater perdebatan hukum dalam bernegara dan bermutu di tingkat dunia.

"Itu sebabnya begitu diputus, kita katakan kita terima," imbuh Mahfud.

Sedangkan, Paslon capres-cawapres terpilih dari nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tampak tidak memberikan banyak tanggapan.

Prabowo melalui akun Instagram pribadinya hanya mengunggah foto bendera Merah Putih yang berkibar tanpa sepatah kata. Sementara, Gibran mengunggah foto wajah dirinya dengan ekspresi lucu yang ditambahkan musik Ahhhh dari The Milkers. "Gimana bang," singkat Gibran.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

TEKNO
Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:07

Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill