Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com- Beberapa waktu lalu viral pemberitaan mengenai seorang pria yang mengonsumsi daging kucing untuk mengobati diabetes.
Menanggapi itu, Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menjelaskan, daging kucing tidak dapat dijadikan obat untuk diabetes. Justru, mengonsumsi daging kucing dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
"Kucing bukan hewan untuk dikonsumsi. Kucing ini kan karnovora, dia mengonsumsi banyak hal. Kemungkinan juga ada bakteri, virus, parasit bisa ada di dalam daging kucing tersebut," ujar dokter Ari dalam keterangannya, seperti dikutip dari detikcom pada Minggu, 11 Agustus 2024.
Selain itu, Ari mengingatkan tentang potensi penyakit zoonosis yang dapat ditularkan melalui konsumsi daging kucing.
Penyakit-penyakit seperti Tuberkulosis, Brucellosis, Salmonellosis, Botulisme, Intoksikasi Daging Stafilokokus, Taeniasis, Trichinosis, hingga Clostridiosis bisa menginfeksi mereka yang mengonsumsi daging kucing.
Ari menegaskan, klaim tentang daging kucing dapat mengobati penyakit diabetes tidaklah benar. "Ini adalah hoaks," singkatnya.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKetua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews