Connect With Us

Lagi Banyak Beredar, Begini Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 26 Desember 2024 | 10:24

Barang bukti uang palsu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kabar mengenai penggerebekan pabrik uang palsu di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah menimbulkan kebingungan di masyarakat. 

Dari pabrik tersebut, ditemukan uang palsu senilai Rp1,5 miliar yang diduga telah beredar di tengah masyarakat. 

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Ernadi Wimanda, uang palsu yang dihasilkan pabrik tersebut memiliki tingkat kemiripan yang tinggi dengan uang asli, sehingga sulit dikenali hanya dengan pengamatan kasat mata seperti dikutip dari Kompas. 

Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu  

Untuk mengatasi ancaman peredaran uang palsu, Bank Indonesia telah menanamkan 11 unsur pengaman pada setiap lembar uang rupiah. 

Unsur pengaman ini meliputi watermark, benang pengaman, kode tunanetra, tinta yang berubah warna, tulisan mikro, hingga nomor seri yang unik di setiap lembar uang.  

Namun, cara paling sederhana untuk mengenali keaslian uang adalah dengan metode "3D", yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Berikut penjelasannya.

1. Dilihat 

Perhatikan benang pengaman pada uang. Pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000, benang pengaman dapat berubah warna saat dilihat dari sudut tertentu. Cek pula logo BI serta angka nominal yang tersembunyi di dalam uang. Saat diamati, elemen ini akan terlihat jelas dan sulit dipalsukan.  

2. Diraba  

Sentuh permukaan uang. Pada uang asli, tekstur kasar dapat dirasakan pada gambar utama, lambang negara, angka nominal, huruf, serta tulisan "Negara Kesatuan Republik Indonesia" dan "Bank Indonesia."  

Bagi tunanetra, kode tunanetra yang ada pada bagian tertentu uang juga dapat dirasakan dengan jelas.  

3. Diterawang  

Angkat uang dan arahkan ke cahaya. Ketika diterawang, akan terlihat gambar pahlawan, ornamen tertentu, dan logo BI yang hanya dapat dilihat dalam kondisi tertentu.  

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill