Connect With Us

Jazuli Juwaini Kritisi Kinerja Polisi Soal Penembakan Bos Mobil Rental di Tol Tangerang-Merak

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Januari 2025 | 14:57

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa penembakan yang menewaskan seorang pemilik usaha rental mobil di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, pada Kamis 2 Januari 2025, lalu.

Insiden tersebut terjadi saat korban tengah mengejar pelaku pencurian mobil rentalnya.

Jazuli menyoroti bahwa sebelumnya korban telah meminta bantuan kepada Polsek Cinangka, Serang, untuk mendapatkan pendampingan dalam pengejaran pelaku.

Namun, permintaan tersebut tidak mendapatkan respons yang memadai dari pihak Kepolisian.

"Aparat kepolisian seharusnya tanggap dan cepat merespons pengaduan tindak kejahatan. Pelayanan harus diutamakan kepada siapa pun yang melaporkan peristiwa kejahatan, sehingga polisi bisa hadir melakukan tindakan hukum yang terukur dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Jazuli, Selasa 7 Januari 2025.

Jazuli menegaskan dalam situasi darurat seperti kasus ini, aparat tidak boleh terpaku pada prosedur normal.

Menurutnya, respons cepat dan pendampingan dari kepolisian dapat mencegah terjadinya korban jiwa dalam penanganan tindak kejahatan.

"Polisi harus mampu membaca situasi darurat dan bertindak dengan cepat, sehingga peristiwa seperti ini tidak berujung pada tragedi," tegas politisi Fraksi PKS tersebut.

Ia juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi aparat penegak hukum, untuk lebih sigap dan tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, tindak kejahatan dapat dicegah dan ditangani tanpa adanya korban jiwa.

Sebaliknya, Jazuli juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan tindak kejahatan kepada aparat kepolisian dan menghindari tindakan main hakim sendiri.

"Kita ingin seluruh masyarakat merasa terlindungi dan aman dengan kehadiran aparat kepolisian. Oleh karena itu, aparat harus senantiasa sigap dan tanggap dalam melayani masyarakat serta memberantas kejahatan," tutup Jazuli.

 

NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

TANGSEL
Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:14

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap komplotan pelaku korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2024-2025.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill