Connect With Us

Tak Jadi Sebulan Penuh, Ini Jadwal Resmi Libur Puasa Ramadan 2025

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 22 Januari 2025 | 10:51

Ilustrasi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi libur sekolah selama bulan Ramadan 2025. Meski sempat muncul wacana libur penuh selama sebulan, keputusan akhirnya hanya memberikan libur di awal dan akhir Ramadan, dengan tetap mengatur skema pembelajaran di luar sekolah. 

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 2 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendasmen), Menteri Agama (Menag), serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri). 

Surat edaran ini mengatur pola pembelajaran siswa selama Ramadan, termasuk kapan siswa mendapatkan libur dan kapan tetap harus belajar.  

Dalam aturan yang ditetapkan, libur sekolah tidak berlangsung sebulan penuh. Pemerintah memberikan waktu libur di awal Ramadan yang dimulai pada 27 Februari hingga 5 Maret 2025. 

"Tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan." bunyi ketentuan dalam SEB 3 Menteri.

Namun, selama periode ini, siswa tetap diwajibkan menjalankan pembelajaran mandiri di rumah, tempat ibadah, atau lingkungan sekitar sesuai dengan penugasan dari sekolah. 

Setelah itu, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara normal di sekolah pada 6 hingga 25 Maret 2025, dengan tetap diiringi kegiatan keagamaan dan aktivitas sosial yang membangun karakter siswa.  

Menjelang Idulfitri, pemerintah kembali memberikan waktu libur pada 26, 27, dan 28 Maret 2025, yang kemudian disusul dengan libur cuti bersama pada 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025. 

Berbeda dengan libur di awal Ramadan yang masih diiringi pembelajaran mandiri, pada periode ini siswa sepenuhnya diliburkan dan diharapkan dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk bersilaturahmi dengan keluarga serta masyarakat.  

Sebelumnya, sempat muncul usulan dari Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i yang mengusulkan agar siswa mendapatkan libur penuh selama bulan Ramadan, sehingga siswa bisa lebih fokus menjalankan ibadah. 

Namun, usulan ini masih dalam tahap pembahasan dan akhirnya tidak menjadi keputusan final. Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi yang diajukan masyarakat, termasuk libur penuh selama Ramadan dengan kegiatan keagamaan di masyarakat, libur sebagian seperti awal Ramadan dan menjelang Idulfitri, serta opsi tanpa libur khusus sehingga kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa. 

Setelah melalui berbagai kajian, akhirnya pemerintah memilih opsi libur sebagian agar siswa tetap mendapatkan pendidikan formal selama Ramadan, tetapi tetap memiliki waktu untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga di momen-momen penting. 

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

KOTA TANGERANG
Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Sebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill