Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNEWS.com- Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan alasan pembuatan video-video monolog Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya.
"Kadang-kadang informasi yang beredar sering kali sudah bias dan tidak benar, karena itu, baik sekali kalau para pejabat bisa menyampaikan langsung informasi yang benar yang dimiliki, termasuk Pak Wapres," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia, Senin, 28 April 2025.
Gibran diketahui telah mengunggah tiga video monolog dalam beberapa waktu terakhir. Video pertama membahas Generasi Muda, Bonus Demografi, dan Masa Depan Indonesia.
Disusul video soal Panggung Sepak Bola Nasional dan Dunia yang tayang enam hari lalu, serta yang terbaru mengenai Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia, diunggah pada Sabtu, 26 April 2025.
Juri berharap, melalui penyampaian langsung dari pejabat terkait, masyarakat tidak lagi terjebak dalam informasi yang sudah dipelintir atau diframing sedemikian rupa.
Menurutnya, sebagai pejabat publik, menyampaikan kebijakan serta berbagai program kepada masyarakat adalah bagian dari tugas.
"Salah satu pekerjaan pejabat itu ya bicara, salah satu pekerjaan Pak Presiden Pak Wapres, para menteri ya bicara, menyampaikan hal yang menjadi kebijakan, masa orang bicara dilarang," kata Juri.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menindak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah titik strategis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews