Connect With Us

Hari Buruh Identik dengan Aksi Demo, Ini Sejarahnya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 28 April 2025 | 14:43

Rombongan buruh Tangerang konvoi ke Istana Negara, Jakarta, dalam aksi May Day, 1 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Setiap 1 Mei, Indonesia memperingati Hari Buruh, bahkan menetapkannya sebagai hari libur nasional. Namun, pernahkah bertanya-tanya kenapa Hari Buruh selalu identik dengan aksi demonstrasi?

Ternyata, kebiasaan demonstrasi saat Hari Buruh berakar dari sejarah panjang perjuangan buruh di masa lalu. 

Dilansir dari kanal YouTube Indonesia Baik, peringatan Hari Buruh berakar di Amerika Serikat pada tahun 1886, ketika ribuan buruh menuntut diberlakukannya sistem kerja 8 jam sehari. 

Saat itu, buruh dipaksa bekerja antara 12 hingga 20 jam per hari dalam kondisi yang berat. Perjuangan ini melibatkan sekitar 350.000 buruh yang turun ke jalan dan memicu gerakan serupa di berbagai kota lain seperti New York dan Louisville, bahkan hingga ke Eropa dan Australia.

Puncak dari gerakan ini terjadi pada Kongres Buruh Internasional di Paris, Prancis, tahun 1889. Di situlah tanggal 1 Mei resmi ditetapkan sebagai Hari Buruh Sedunia atau Mayday, sekaligus memperjuangkan hak buruh untuk bekerja maksimal 8 jam sehari.

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh mulai dilakukan sejak 1 Mei 1918 atas prakarsa serikat buruh Kung Tang Hwee. Saat itu, latar belakangnya adalah kondisi buruh yang menerima upah sangat kecil dan sewa tanah yang murah, membuat hidup mereka penuh keterbatasan.

Namun, pada masa Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, perayaan Hari Buruh sempat dilarang. Aktivitas buruh saat itu dianggap berpotensi subversif dan berkaitan dengan ideologi komunis. Baru setelah era Reformasi, peringatan Hari Buruh kembali dihidupkan.

Sejak masa kemerdekaan, tepatnya 1 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan Hari Buruh sebagai tanggal penting nasional melalui perubahan Undang-Undang Kerja Nomor 12 Tahun 1948. Pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2013, Hari Buruh akhirnya diresmikan menjadi hari libur nasional. Sejak itu, tiap tahu Hari Buruh mengangkat berbagai isu ketenagakerjaan global. 

Di negara demokrasi seperti Indonesia, demonstrasi memperingati Hari Buruh merupakan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Meski demikian, perlu diingat bahwa demo harus tetap berlangsung damai dan tidak anarkis. 

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill