Connect With Us

Pembangunan PSEL di Kota Tangerang dan Tangsel Dibatalkan Presiden

Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 16:41

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, pada Jumat 24 Oktober 2025. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa rencana pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel) batal direalisasikan.

Keputusan penghentian proyek strategis nasional tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Hanif menjelaskan pembatalan proyek pembangunan waste to energy tersebut  merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109/2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

"Jadi perintah Perpres, pasalnya demikian, segala kegiatan yang belum dibangun dari Perpres No 35/2019 itu diakhiri," jelas Hanif di Tangerang pada Jumat 24 Oktober 2025.

Sebagai alternatif, proyek pengelolaan sampah menjadi energi listrik untuk dua kota itu akan dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Hanif menyebutkan bahwa pembangunan PSEL Jatiwaringin saat ini sudah memasuki tahap persiapan, dengan pembiayaannya ditanggung oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia yang tengah menyeleksi para pengembang dan kontraktor pelaksana proyek tersebut.

"Danantara saat ini sedang melakukan kelas kualifikasi terhadap para developer, para pembangun, dengan tahapan-tahapan proses pengadaan barang dan jasanya. Jadi dalam waktu segera tentunya akan segera diputuskan pemenang dari pelaksanaan Waste to Energy, untuk daerah algomerasi Tangerang ini," ucap Hanif.

Hanif menargetkan proyek pembangunan PSEL Jatiwaringin dapat dimulai tahun depan dan rampung dalam kurun waktu dua tahun.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah di wilayah Tangerang untuk menyiapkan solusi penanganan sampah sementara selama proses pembangunan berlangsung.

"Kemudian selama itu, selama dua tahun maka kita akan menimbun sampah. Sampah yang akan terjadi hampir berjumlah 2 juta ton. Jadi kalau satu tahun 1 juta, dua tahun akan ada 2 juta ton yang harus segera dipikirin sambil menunggu Waste to Energy," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

BANTEN
Direktur Ekbisbanten.com Klarifikasi Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Wali Kota Serang

Direktur Ekbisbanten.com Klarifikasi Soal Laporan Pencemaran Nama Baik Wali Kota Serang

Selasa, 27 Januari 2026 | 07:45

Direktur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill