Connect With Us

ImpresaHaus Hunian 3 Lantai & Rooftop Terrace di BSD City Rp1,7 Miliar

Rachman Deniansyah | Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:20

ImpresaHaus di Tabebuya BSD City hanya Rp1,7 miliar. (BSD City / TangerangNews.com@2020)

TANGERANGNEWS.com- Seluruh aspek kehidupan berubah setelah COVID-19 mewabah di seluruh penjuru dunia, sehingga memunculkan konsep kenormalan baru. Salah satu perubahannya yaitu penerapan protokol kesehatan di berbagai tempat, mulai dari pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga rumah pribadi.  Untuk menyesuaikan kondisi tersebut, Sinar Mas Land meluncurkan ImpresaHaus sebagai klaster ke-5 dan teranyar di kawasan Tabebuya BSD City.

 ok

ImpresaHaus hadir dengan konsep dan fitur baru yang sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat di masa pandemi saat ini. Mengusung konsep post-pandemic design, klaster tersebut dilengkapi dengan 4S yaitu smart function, smart furniture, smart tech, dan smart healthy. Smart function berarti ruangan dapat difungsikan sebagai ruang kamar, ruang bekerja, ruang belajar, hingga ruang berkarya (productive space). Smart furniture berarti furnitur dapat diaplikasikan pada setiap sudut rumah.

 

  

 

Smart tech yang artinya dapat diakses melalui smart phone. Sedangkan smart healthy merupakan area untuk mensterilkan diri sebelum memulai atau melakukan aktivitas di rumah. Ketika pulang ke rumah dan sebelum bertemu keluarga, kita bisa mensterilkan diri terlebih dulu dengan mandi di sanitation room dan menaruh pakaian kotor di laundry area yang berada pada lantai 1. Keunggulan lain, hunian ini memiliki contemplating area yang dapat dijadikan sebagai sunbathing area, semi outdoor gym, rooftop terrace, atau hanging garden.

 ok

Desain seperti ini jarang ditemukan. Biasanya dalam mendesain rumah, arsitek lebih mengutamakan kenyamanan. Tapi di era pandemi ini, sekarang keamanan dan kesehatan menjadi prioritas utama.

 

CEO Residential BSD City Sinar Mas Land Theodore G Thenoch menjelaskan, terkait kemudahan konsumen yang ingin memiliki hunian di ImpresaHaus, BSD City memberikan cara bayar yang sangat ringan agar para kaum muda dapat memilikinya.

 ok

“ImpresaHaus dijual mulai dari Rp 1,7 miliar. Kemudahannya, pembeli dapat mencicil DP 10% sebanyak 15 kali senilai Rp 10,4 juta per bulan atau pembeli mengalokasikan dana hanya sekitar Rp 347 ribu per hari. Ada pula KPR Express bagi pembeli yang membayar full DP 10% akan mendapatkan potongan harga hingga Rp 200 jutaan. Rumah tersebut dibangun sebanyak 128 unit dan dilengkapi dengan furnitur sehingga para pembeli tinggal menempatinya tanpa harus memikirkan hal tersebut lagi," ujarnya. 

 

Tertarik ? Selengkapnya Hub : Denny Irawan/ 0812800998 

 

 oke

 ok

ok

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TANGSEL
Founder Thanksinsomnia Mohan Hazian Diduga Lecehkan Model saat Pemotretan di Studio Rawa Buntu

Founder Thanksinsomnia Mohan Hazian Diduga Lecehkan Model saat Pemotretan di Studio Rawa Buntu

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:13

Pengusaha sekaligus content creator ternama, Mohan Hazian terjerat dugaan kasus pelecehan seksual. Kasus ini ramai setelah terduga korban membeberkan tindakan asusila owner dari brand lokal Thanksinsomnia tersebut di media sosial X

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill