Connect With Us

Summarecon Serpong Tangerang Terapkan Teknologi dan Ramah Lingkungan dalam Kembangkan Kawasan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Oktober 2023 | 15:43

Rencana pengembangan kawasan Kota Metropolitan Baru Summarecon Serpong Tangerang (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah )

TANGERANGNEWS.com-Urai kepadatan lalu lintas dan menambah kenyamanan beraktifitas, Summarecon hadirkan strategi pengembangan kawasan yang berbasis teknologi, ekonomi hingga sarana dan fasilitas dengan kualitas taraf internasional.

Seperti diketahui, pengembang yang sudah lahir sejak 1993 itu, kini tumbuh dan berkembang menjadi salah satu ‘Kota Metropolitan Baru’ dan menjadi kawasan hunian paling diincar, serta memiliki nilai investasi tinggi di tahun ini.

Tidak hanya percepatan dan konsep pengembangan, Summarecon Serpong juga senantiasa bergerak maju dengan program pertumbuhan yang berorientasi pelestarian lingkungan.

Perkembangan pesat kawasan ini juga kini disambut dengan beragam strategi pengembangan kawasan yang berbasis teknologi, ekonomi hingga sarana dan fasilitas dengan kualitas taraf internasional.

Sebut saja dalam waktu dekat, akan rampung program penyambungan akses jalan utama untuk menjalin konektivitas wilayah berkembang dan mendukung mobilitas serta roda ekonomi warganya.

"Tahun depan, akses Jalan Boulevard Gading Serpong akan terhubung langsung dengan wilayah BSD dengan ROW atau lebar jalan 45 meter, serta dilengkapi dengan infrastruktur jalan raya berbasis teknologi," ungkap Magdalena Juliati, Executive Director Summarecon Serpong, Jumat 6 Oktober 2023.

Konektivitas ini akan membawa dampak positif kepada peluang bisnis, kolaborasi hingga pengembangan-pengembangan lain skala ibukota.

Selain itu, Summarecon Serpong juga merancang dan membangun serangkaian inisiatif yang berfokus pada penerapan teknologi terkini guna meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat perkotaan di wilayah ini. 

Tata kelola kota dan revitalisasi berkonsep smart city mulai dijalankan, di antaranya dengan penerapan smart traffic lights dan membangun command centre.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya tata kelola kota dalam wujud penerapan tertib lalu lintas dan usaha mengurai kemacetan," jelas Magdalena.

Teknologi lalu lintas yang digunakan kawasan Summarecon seperti smart traffic light, yaitu sistem pengendalian dan pemantauan lalu lintas berbasis teknologi, yang berfungsi mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi pengaturan lampu lalu lintas.

Untuk penerapan ini sudah mulai aktif pada 2 titik utama jalan Boulevard yaitu perempatan wilayah Symphonia dan perempatan wilayah Scientia Garden. 

"Selanjutnya secara berkala lewat studi yang intensif akan mulai diterapkan di titik-titik ramai di seluruh wilayah Summarecon Serpong," ujar Magdalena.

Sebagai upaya pengelola kawasan guna memantau keamanan dan kenyamanan yang terpusat dengan mengintegrasikan platform keamanan, dibangunlah Command Centre di lahan seluas 842 m2 dan bangunan seluas 142,42 m2 yang berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong yang akan segera aktif di akhir tahun 2023. 

Aset ini difungsikan sebagai Traffic Management, Quick Respon, Incident Monitoring, Town Management, Information System hingga Guard Patrol Monitoring.

Teknologi terintegrasi ini menjadi solusi kawasan aman karena memungkinkan proses yang cepat dan efektif. 

"Inovasi ini turut dapat memelihara nilai properti di kawasan, memperkuat administrasi publik, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan meningkatkan pembangunan jangka panjang yang substansial,” papar Magdalena.

Selain itu, sebagai salah satu komitmen dalam pengelolaan tata kota yang adaptif dengan perkembangan zaman dan untuk menjaga pelestarian lingkungan, akan dibuka destinasi baru berupa taman terbuka hijau di kawasan Symphonia, sebagai fasilitas baru kawasan dan warga juga wujud kepedulian terhadap sustainability berupa retention pond.

"Yaitu menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, estetika, hingga pengairan. Fungsi lain yaitu untuk penurunan suhu dan konservasi biota dan vegetasi," tambah Magdalena.

Dibangun di wilayah seluas 8 hektar, wilayah ini akan menjadi destinasi baru untuk hidup berdampingan dengan alam karena nantinya akan dibangun taman-taman sebagai konservasi pohon dan tanaman di area terbuka hijau, untuk maksimal menjaga biota lokal dan menghasilkan O2 secara maksimal. 

Mengutamakan jenis tanaman lokal yang menjaga ekosistem yang seimbang. Fasilitas ini nantinya akan menjadi privilege khusus warga Summarecon Serpong.

Kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan dengan konsep hemat energi di hunian yang dibangun berupa penerapan solar panel siap yang terpasang di beberapa produk rumah tapak untuk menyerap energi matahari, dikonversi menjadi olahan tenaga untuk menggantikan energi listrik. 

Desain bangunan juga dengan konsep sustainable development, yaitu pemakaian teknologi-teknologi yang hemat energi, memakai material ramah lingkungan yang bersertifikat green product dan teknologi water recycling.

Beragam fasilitas skala kota yang menjamin hati tenang tanpa perlu jauh-jauh untuk bisa menjangkau rumah sakit, sekolah skala internasional, taman edukasi, pusat kuliner hingga mal dan perkantoran yang bisa mendukung kehidupan nyaman dan aman.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

TANGSEL
5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 | 10:14

Siswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

KOTA TANGERANG
Truk Boks Mendadak Terbakar Dekat Pasar Tanah Tinggi, Sopir Luka Bakar

Truk Boks Mendadak Terbakar Dekat Pasar Tanah Tinggi, Sopir Luka Bakar

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:02

Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.

KAB. TANGERANG
Ada 486 Kasus Pencurian di Wilayah Hukum Polda Banten Sampai Mei 2026, Polresta Tangerang Tertinggi

Ada 486 Kasus Pencurian di Wilayah Hukum Polda Banten Sampai Mei 2026, Polresta Tangerang Tertinggi

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:29

Tindak kriminalitas berupa pencurian masih menjadi salah satu tantangan besar bagi aparat penegak hukum Polda Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill