Connect With Us

Bolehkan Cedera Lutut Diurut? Begini Kata Dokter Ahli

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 Juni 2023 | 16:09

Ilustrasi cedera lutut. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Cedera lutut merupakan masalah yang kerap sering terjadi dalam olahraga, terutama yang mengharuskan menggunakan pergerakan kaki seperti basket, sepak bola, tenis, dan badminton.

Kerap kali masyarakat Indonesia yang mengalami cidera lebih memilih diobati dengan cara diurut. Hal ini, selain karena sudah menjadi budaya turun temurun, juga lebih murah biaya pengobatannya dibanding harus ke dokter.  

Adapun beberapa jenis cedera lutut yang sering menyerang atlet atau penggemar olahraga mulai dari keseleo, patah tulang lutut, cedera meniskus, dislokasi lutur, sampai cedera ACL.

 

Sebenarnya Bolehkah Jika Cedera Lutut Diurut?

dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp.OT (K) Hip & Knee, Dokter Spesialis Orthopedi & Traumatologi RS Eka Hospital BSD mengatakan tidak ada masalah melakukan urut jika tujuannya sesuai.

Namun demikian, metode ini tidak bisa dilakukan untuk menangani cedera lutut.

"Karena mengurut hanya dapat memperburuk kondisi cedera, seperti area bengkak yang bisa semakin membesar, hingga jaringan-jaringan ikat yang ada di dalam akan meradang," katanya, Rabu 28 Juni 2023.

Menurutnya, penanganan pertama cedera lutut bisa diatasi dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation) yakni istirahat, kompres dengan es, lalu jika tidak membaik baru dilakukan penanganan medis.

Metode pengobatan ini biasanya dilakukan untuk cedera akut, khususnya cedera jaringan lunak (sprain maupun strain).

Terapi RICE ini dilakukan secepat mungkin sesaat setelah terjadinya cedera sampai dengan ±48 jam setelah cedera terjadi.  Sebab, dapat membantu penyembuhan jaringan setelah mengalami cedera dan mencegah cidera lebih lanjut.

"Setelah cedera terjadi, area periode penyembuhan biasanya memakan waktu 3 - 6 minggu apabila cedera yang dialami bersifat ringan," ujar dr. Ricky.

 

Kapan Harus ke Dokter?

dr. Ricky mengungkapkan apabila kondisi cedera semakin bertambah parah setelah 3 hari, segera hubungi bantuan medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Ada beberapa metode penanganan cedera lutut yang dapat ditawarkan oleh dokter, untuk menangani cedera berdasarkan jenis dan penyebabnya.

"Salah satu metode yang dapat ditawarkan yaitu operasi artroskopi, yaitu prosedur pembedahan yang digunakan dokter untuk melihat, mendiagnosis, dan menangani masalah di dalam sendi," ungkapnya.

Dijelaskannya, metode ini merupakan operasi kecil dan dilakukan secara rawat jalan yang berarti pasien bisa melaksanakan operasi dan pulang pada hari yang sama.

Biasanya artroskopi direkomendasikan untuk pasien yang mengalami peradangan pada sendi, cedera sendi, dan kerusakan sendi seiring waktu.

"Pasien dapat menjalani artroskopi pada sendi manapun, namun metode ini  sering dilakukan pada penanganan sendi lutut," paparnya.

Saat masa pasca operasi, pasien akan diminta beristirahat 3 - 6 minggu dan menghindari melakukan aktivitas-aktivitas fisik, namun masih bisa melakukan aktivitas kecil di rumah. 

Setelah masa pemulihan pasien selesai, mungkin pasien akan diminta untuk menghindari aktivitas berat seperti berolahraga terlebih dahulu.

"Lalu akan direkomendasikan mengikuti terapi lebih lanjut seperti rehabilitasi medik, untuk mendapatkan kembali fungsi lututnya secara perlahan," terang dr. Ricky.

TOKOH
Ayahnya Meninggal Dunia Sehari Sebelum Dikukuhkan, Rahmat Tetap Pimpin Paskibraka HUT ke-80 RI di Tangsel

Ayahnya Meninggal Dunia Sehari Sebelum Dikukuhkan, Rahmat Tetap Pimpin Paskibraka HUT ke-80 RI di Tangsel

Senin, 18 Agustus 2025 | 18:07

Rahmat Putra Maulana, siswa SMK Islamiyah yang dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17, menjalankan tugas mulia itu ketika tengah berduka atas ayahnya yang meninggal dunia, sehari sebelum ia dikukuhkan.

NASIONAL
KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI

KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI

Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.

KAB. TANGERANG
Pemotor Kejang-kejang Usai Tertabrak Minibus di Cisauk Tangerang

Pemotor Kejang-kejang Usai Tertabrak Minibus di Cisauk Tangerang

Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:05

Seorang pengendara sepeda motor kejang-kejang setelah tertabrak minibus di Jalan Boulevard BSD Timur, Kelurahan Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Banten Jadi Provinsi dengan Mahasiswa Aktif Terbanyak, Tembus 1,6 Juta

Banten Jadi Provinsi dengan Mahasiswa Aktif Terbanyak, Tembus 1,6 Juta

Minggu, 20 Juli 2025 | 11:19

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Banten menjadi provinsi dengan jumlah mahasiswa aktif terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 1.687.634 mahasiswa per tahun 2024.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill