Connect With Us

Persis Solo Sebut Laga Kontra Persita Tidak Adil, Pelatih: Memalukan

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 22 Oktober 2023 | 21:57

Pertandingan Persita Tangerang melawan Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu, 22 Oktober 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pelatih Persis Solo Leonardo Medina menanggap jalannya pertandingan melawan Persita Tangerang dalam pekan ke-16 BRI Liga 1 musim 2023/2024 berjalan tidak adil.

Laga yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang pada Minggu, 22 Oktober 2023 itu berakhir dengan skor 2-1 atas kemenangan Persita Tangerang.

"Pemain Persita menurut saya tidak fairplay, mereka terus menghabiskan waktu, pelanggaran namun tidak dianggap oleh wasit," ujarnya dalam sesi jumpa pers, Senin, 23 Oktober 2023.

Sosok asal Uruguay ini pun menyoroti perlakuan yang diterima para pemain Persis Solo saat melawat ke Tangerang yang sampai harus menggunakan kendaraan barracuda.

Dia pun menyadari adanya kericuhan di arah tribun penonton. Tak hanya para suporter, menurut Leonardo kondisi di tengah lapangan pun cukup memanas antara pihaknya dengan para pemain Persita.

"Wasit harusnya bisa lebih tegas, mengeluarkan kartu kuning ataupun kartu merah jika perlu. Pertandingan hari ini jelek," katanya 

Leonardo berharap, seluruh pihak-pihak terkait harus melakukan evaluasi agar sepak bola Indonesia lebih baik lagi ke depannya.

"Saya berbicara tentang semuanya, pemain, staf, penonton, wasit, dan semua aspek. Menurut saya ini memalukan," tegasnya.

Senada, bek Persis Solo Rian Miziar mengaku merasa mendapatkan tekanan saat bertandang ke Tangerang.

Menurutnya, datang menggunakan kendaraan barracuda terlalu berlebihan seolah-olah diperlakukan seperti teroris.

"Dari awal kita seperti dibikin di dalam tekanan karena kejadian masa lalu yang terus dikhawatirkan. Ini malah menjadi bentuk teror buat kami secara tim," jelasnya.

Sementara itu, pelatih Persita Tangerang Divaldo Alves menyebut kemenangan ini diraih buah hasil dari kerja keras para anak asuhnya.

"Kita sadar bahwa rekor kami melawan Persis cukup baik dan tentu ada tanggung jawab besar di pundak pemain," bebernya.

Divaldo memaparkan, Persita memulai jalannya laga dengan baik sejak babak pertama. 

Dia pun mengaku telah mewaspadai strategi tiga stopper yang berubah menjadi empat stopper milik Persis Solo.

"Para pemain bertarung dengan daya juang luar biasa dan semangat," pungkasnya.

Saat ini, Persita Tangerang masih berada di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024 dengan raihan 16 poin, sementara Persis Solo yang juga mengoleksi 16 poin berada di urutan ke-13.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill