Connect With Us

Manajemen Persita Bantah Sengaja Jual Tiket ke Suporter Persis Solo 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 Oktober 2023 | 21:48

Potongan video aksi kericuhan antara suporter Persita Tangerang dan Persis Solo di simpang Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu, 22 Oktober 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah )

TANGERANGNEWS.com- Laga lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1 musim 2023/2024 antara Persita melawan Persis Solo berakhir dengan kericuhan dari dua kelompok suporter di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu, 22 Oktober 2023.

Kericuhan diduga berasal dari adanya provokasi salah satu oknum suporter tak bertanggung jawab melalui teriakan dan gestur sejak menit awal pertandingan.

Bahkan, sempat terjadi adu lemparan sejumlah benda keras seperti batu, besi hingga petasan pada saat kericuhan.

Akibatnya sejumlah fasilitas di Stadion Indomilk Arena mengalami kerusakan, kericuhan pun sempat melebar ke area simpang Legok sehingga mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga setempat.

Terkait hal itu, manajemen Persita Tangerang bersama Panitia Pelaksana (Panpel) menegaskan pihaknya telah melarang suporter Persis Solo untuk datang ke Tangerang melalui surat resmi kepada manajemen Persis Solo.

Hal ini berdasarkan Adendum Regulasi BRI Liga 1 2023/2024 Pasal 4 tentang Keamanan dan Kenyamanan pada Ayat ke-7 yang melarang suporter tim tamu untuk hadir.

Selain itu, koordinator Persita Fans juga telah diarahkan untuk berkomunikasi dua arah dengan perwakilan kelompok suporter Persis Solo agar tidak membiarkan para anggotanya untuk hadir ke Tangerang.

"Kami selaku Manajemen juga membatasi penjualan tiket pertandingan secara daring (online), dimana satu identitas hanya bisa membeli dua tiket saja," ujar Ketua Panpel Persita, Tommy Kurniawan dalam keterangannya, Selasa, 24 Oktober 2023.

Tak hanya itu, fitur pendaftaran identitas baru pun sudah dinonaktifkan baik di web dan juga Persita Apps guna menghindari adanya manipulasi data.

Menurut Tommy, hal ini bertujuan untuk memastikan pertandingan berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami selalu menyampaikan hal tersebut di setiap rapat koordinasi dengan pihak Kepolisian setempat dan juga PT LIB," katanya.

Tommy menyebut pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan, namun suporter tim tamu tidak menggubris dan tetap memaksakan diri datang ke Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.

Akhirnya, pihak kepolisian dan manajemen Persita sepakat mensterilkan tribun timur dari suporter Persita agar kemudian diisi oleh suporter tim tamu. 

Pihak manajemen Persita beralasan hal ini dilakukan guna menghindari penumpukan suporter di sekitar stadion saat hari pertandingan.

"Tentu ini merupakan kejadian yang tak patut ditiru dan berulang kembali di masa mendatang," imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, pihak manajemen Persita meminta maaf kepada Persita Fans dan masyarakat Tangerang yang dirugikan dengan adanya insiden kericuhan.

"Kami akan terus belajar untuk menggelar pertandingan sepakbola yang aman dan nyaman bagi semua kalangan. Tentu hal ini bisa berjalan jika ada kerjasama dan sinergi dari semua pihak," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

KOTA TANGERANG
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dimasukkan ke Sel Isolasi Lapas Tangerang

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dimasukkan ke Sel Isolasi Lapas Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 17:35

Terpidana kasus investasi bodong Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Indra Kusuma alias Indra Kenz, harus kembali mendekam di balik jeruji besi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill