Connect With Us

Bangga, Rumput JIS dalam Piala Dunia U-17 Berasal dari Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 14 November 2023 | 21:15

Rumput Zoysia pada lapangan di Jakarta International Stadium (JIS) berasal dari UPH. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Rumput yang digunakan dalam ajang Piala Dunia U-17 2023 pada Jakarta International Stadium (JIS) ternyata berasal dari Kabupaten Tangerang, tepatnya dipanen di Universitas Pelita Harapan (UPH).

Rumput berjenis Zoysia yang biasa tumbuh di negara tropis ini dipanen menggunakan mesin khusus agar menghasilkan gulungan rumput seperti karpet dengan ketebalan lebih dari 4 cm. 

Selain itu, proses penggantian rumput lama ke rumput baru di lapangan ini juga diawasi secara ketat oleh tim manajemen lapangan FIFA, yang melakukan pengecekan kualitas setiap hari.

Seperti diketahui, JIS akan menjadi stadion yang paling sering digunakan dalam perhelatan Piala Dunia U-17, yakni sebanyak 16 pertandingan. 

Hingga laga kedua babak penyisihan grup berlangsung, belum ada protes dari pihak pemain maupun ofisial tiap tim negara.

Hal itu dibenarkan oleh Senior Pitch Management FIFA Alan Ferguson. Menurutnya, kualitas rumput Zoysia yang berasal dari UPH itu sudah sangat baik terlepas dari faktor kelembapan dan intensitas curah hujan yang mulai meninggi.

"Ini akan selalu menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk kelembaban dan curah hujan di musim hujan. Namun, semua itu telah dikelola dengan sangat baik dengan gangguan yang minimal," ucap Alan, Selasa, 14 November 2023.

Alan menilai, proses pemeliharaan rumput juga dilakukan dengan baik sehingga nantinya dapat digunakan untuk laga-laga selanjutnya selepas Piala Dunia U-17 rampung digelar.

"Pemeliharaan lapangan, alat pemotong rumput, dan impor peralatan profesional, yang merupakan hal baru di Indonesia, saya pikir tidak hanya menyediakan platform yang bagus untuk turnamen yang hebat, tetapi juga menyediakan platform yang bagus untuk warisan yang hebat," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Rabu, 4 November 2026 | 15:22

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut dinilai memerlukan langkah strategis melalui pengelolaan tata air yang berkelanjutan.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill