DPRD Dituding Inkonsisten Terkait Terminal Pondok Cabe
Minggu, 26 Januari 2014 | 22:28
"Dilapangan setuju, kenapa sekarang malah gini?! DPRD seperti tidak bernyali," tegasnya.
"Dilapangan setuju, kenapa sekarang malah gini?! DPRD seperti tidak bernyali," tegasnya.
"Diperkirakan ratusan juta pengusaha rugi akibat banjir," ujarnya.
RECOMENDED"Kita ingin masyarakat benar-benar menjadi pemilih yang cerdas," ujar Hermawi Taslim.
Pemerintah pusat yang harus bertanggung jawab atas terjadinya banjir di Tangerang dan DKI Jakarta. Sebab, meluapnya sungai yang melintas ke Tangerang
"Enggak ada yang mau memfasilitasi kami. Biaya sewa juga mahal, bingung mau jualan dimana lagi," kata salah seorang pedagang di Pasar Serpong Dedi, Kamis (22/1).
“Ada jalan lain, tapi lebih jauh. Mau tidak mau, akhirnya kami harus memutar. Jalan yang kami biasa lewati memang rencananya akan dibangun perumahan oleh pengembang,” katanya, Rabu (22/1).
Bangunan minimarket di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel sore hari tadi roboh, sekitar pukul 14.15 WIB.
"Kami belum pernah diajak berunding. Tetapi kami tunggu," ungkapnya, Selasa (21/1).
Pemilik gudang merk ban Anolius, PT Mega Makmur Maju Mery mengaku, akibat kebakaran tersebut atap bangunan menjadi ambruk.
"Warga melihat dia sedang berlari ke arah kontrakan saya. Tangannya terikat kebelakang, mulutnya dibekap dengan kain," tutur salah seorang tetangga korban, Dian ,36.
Gudang ban terbakar di pergudangan multiguna tekno delapan No.19, 18,17 di Alam Sutera, Serpong, Kota Tangsel
Peristiwa tersebut membuat khawatir, karena mereka menduga ayam yang mati itu karena terjangkit flu burung.
Mungkin belum hari keberuntungannya, tiga orang yang dipanggil untuk mendapat mobil Subaru XV.20.0i Premium, Sabtu (18/01) gagal meraihnya.
Sisa laporan Penggunaan Anggaran (Silpa) 2013 Kota Tangsel sebesar Rp217 miliar.
Pascabanjir yang menghantam wilayah Kota Tangsel rawan akan kampanye terselubung oleh partai politik maupun Calon Legislatif (Caleg).
"Kita akan mengawasi penggunaan dana tersebut," ujarnya.