Connect With Us

Pengusaha Hiburan di Tangsel Bingung, Venesia Tak pernah 'disentuh' Satpol PP

Denny Bagus Irawan | Kamis, 13 Agustus 2015 | 18:47

Pemilik Cafe saat bersitengang dengan petugas Satpol PP Tangsel. (Putri Rahmawati / Tangerangnews)


TANGERANG SELATAN-Razia gabungan di beberapa tempat hiburan malam oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Garnisun, Dinas Sosial, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Selatan (Tangse)l semalam mendapat perlawanan dari pengusaha Cafe BackYard di kawasan TerasKota, Kamis, (13/8).

Pemilik BackYard, William Mulia Linuhung mengatakan, dirinya merasa kecewa dengan Perda No.9/2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman dan Minuman Keras.  Selain itu Perda No.4/2014 tentang penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Perindustrian dan Perdagangan.

"Saya bingung dengan adanya perbedaan peraturan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga yang jadi korbannya pengusaha. Yang jadi penting saat ini bagi kita adalah,  peraturan yang mana yang harus kita ikuti? Pusat atau Daerah?" tutur William.

William juga menjelaskan,  bahwa usahanya telah memiliki izin dari Pemerintah Pusat,  dalam hal ini Unit Pelayanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

"Ini mumpung banyak wartawan, lihat ini saya punya Surat Izin, Golongan A (SKPL-A) dengan No.2996/UPP/MB/10/2014. Kenapa barang saya terus yang disita? Kenapa Vennesia tidak diberlakukan hal yang sama. Kalau mau bener-bener menegakkan peraturan jangan tebang pilih," Jelas Wiliam dengan nada tinggi.

Vennesia adalah sebuah hotel yang dilengkapi berbagai fasilitas hiburan, termasuk karaoke dan minuman keras tersedia di sana.  Adapun lokasinya, berdekatan dengan Mall TerasKota, BSD City.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Tangsel Azhar Syam'un mengatakan, pihaknya akan mengajukan rekomendasi kepada BP2T Kota Tangsel untuk dilakukan penutupan terhadap BackYard Cafe.

"Saya akan ajukan surat rekomendasi kepada BP2T untuk dilakukan penutupan kepada cafe ini,  karena ini sudah yang ketiga kalinya terjaring razia namun pemiliknya masih saja membandel tidak mengindahkan Perda," ujar Azhar. Mendengar itu, Wiliam sang pemilik cafe menantangnya.  "Silakan saja pak tutup, saya tunggu!," ucapnya menantang.

Menyikapi tantangan pemilik cafe, Azhar langsung menarik pasukannya untuk segera mengamankan barang sitaan jenis minuman beralkohol dari berbagai macam golongan.

TagsHiburan
PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill