Connect With Us

Bupati: Sistem Barcode Kartu Pemilih Pilkades Akan Diterapkan di Seluruh Desa

Mohamad Romli | Minggu, 27 Agustus 2017 | 16:00

Tampak petugas TPS Pilkades Desa Ranca Iyuh sedang membarcode pada kartu tanda pemilih, Minggu (27/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sistem barcode pada kartu tanda pemilih pada Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang 2017 diberlakukan di empat desa dari 16 Desa yang menggelar Pilkades, Minggu (27/8/2017).

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, ada empat desa yang sudah menggunakan sistem barcode tersebut, salah satunya Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan.

"Sistem barcode ini akan menjadi model pilkades selanjutnya, karena ke depan ada 153 desa yang akan menggelar pilkades," ujarnya saat memantau pelaksanaan pilkades di Desa Ranca Iyuh. BACA JUGA : Warga dan Polisi Saling Dorong di TPS Pilkades Ranca Iyuh Panongan

Meski demikian, kata Zaki, dibutuhkan infrastruktur untuk merealisasikan sistem barkode tersebut. "Harus ada ketersediaan listrik, jaringan internet dan perlengkapan lainnya," tambahnya.

Sementara Rohman, Ketua Pilkades Desa Ranca Iyuh mengaku tidak ada kendala dalam menggunakan sistem barcode tersebut. Justru menurutnya, sistem barcode mengefektifkan kerja panitia pilkades.

"Sistem barcode tujuannya agar tidak ada pemilih yang dua kali menggunakan hak suaranya serta memudahkan panitia memantau jumlah pemilih yang sudah mencoblos," ujarnya.

pilkades

Tampak warga menunjukan kertas barcode kartu tanda pemilih pada Pilkades Desa Ranca Iyuh, Minggu (27/8/2017).

Pantauan TangerangNews.com, setiap kartu tanda pemilih pilkades di Desa Ranca Iyuh sudah disertai barcode. Setelah menyerahkan kartu tanda pemilih, panitia melakukan scan barcode yang tertera di kartu tersebut. Petugas juga sempat melakukan entri manual saat alat sensor barcode tersebut tidak berfungsi. BACA JUGA : Polisi Tangkap Tangan 5 Penjudi di Pilkades Tegal Kunir Mauk

Peralatan yang digunakan diantaranya adalah mesin scan berbasis sensor dan laptop. Setelah discan atau dilakukan entri secara manual, secara otomatis nama pemilih akan muncul, sehingga panitia tidak perlu melakukan pencocokan secara manual data pemilih, karena data telah tersedia dalam database daftar pemilih tetap di desa tersebut.(RAZ)

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill