Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Sistem barcode pada kartu tanda pemilih pada Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang 2017 diberlakukan di empat desa dari 16 Desa yang menggelar Pilkades, Minggu (27/8/2017).
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, ada empat desa yang sudah menggunakan sistem barcode tersebut, salah satunya Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan.
"Sistem barcode ini akan menjadi model pilkades selanjutnya, karena ke depan ada 153 desa yang akan menggelar pilkades," ujarnya saat memantau pelaksanaan pilkades di Desa Ranca Iyuh. BACA JUGA : Warga dan Polisi Saling Dorong di TPS Pilkades Ranca Iyuh Panongan
Meski demikian, kata Zaki, dibutuhkan infrastruktur untuk merealisasikan sistem barkode tersebut. "Harus ada ketersediaan listrik, jaringan internet dan perlengkapan lainnya," tambahnya.
Sementara Rohman, Ketua Pilkades Desa Ranca Iyuh mengaku tidak ada kendala dalam menggunakan sistem barcode tersebut. Justru menurutnya, sistem barcode mengefektifkan kerja panitia pilkades.
"Sistem barcode tujuannya agar tidak ada pemilih yang dua kali menggunakan hak suaranya serta memudahkan panitia memantau jumlah pemilih yang sudah mencoblos," ujarnya.

Tampak warga menunjukan kertas barcode kartu tanda pemilih pada Pilkades Desa Ranca Iyuh, Minggu (27/8/2017).
Pantauan TangerangNews.com, setiap kartu tanda pemilih pilkades di Desa Ranca Iyuh sudah disertai barcode. Setelah menyerahkan kartu tanda pemilih, panitia melakukan scan barcode yang tertera di kartu tersebut. Petugas juga sempat melakukan entri manual saat alat sensor barcode tersebut tidak berfungsi. BACA JUGA : Polisi Tangkap Tangan 5 Penjudi di Pilkades Tegal Kunir Mauk
Peralatan yang digunakan diantaranya adalah mesin scan berbasis sensor dan laptop. Setelah discan atau dilakukan entri secara manual, secara otomatis nama pemilih akan muncul, sehingga panitia tidak perlu melakukan pencocokan secara manual data pemilih, karena data telah tersedia dalam database daftar pemilih tetap di desa tersebut.(RAZ)
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews