Connect With Us

Antisipasi Gejolak, Polres Tangsel Siagakan Ratusan Personel Amankan Pilkades

Yudi Adiyatna | Senin, 31 Juli 2017 | 18:00

Penyelenggaraan pilkades serentak ini berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak. (TangerangNews / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan menyiagakan ratusan personel pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)  di Wilayah Kabupaten Tangerang yang akan serentak digelar pada 27 Agustus 2017 mendatang.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Minggu (30/7/2017) mengatakan, dari 13 Desa yang melaksanakan Pilkades di Kabupaten Tangerang, 2 Desa diantaranya masuk wilayah hukum Polres Tangsel.

" Ya, Desa Sampora di Kecamatan Cisauk dan Desa Cukang Galih di Kecamatan Curug, masuk pengamanan wilayah hukum polres Tangsel," ujar Alex.

Mengantisipasi gejolak yang mungkin timbul dalam Pilkades, selain pengamanan oleh personel Polres Tangsel, dirinya mengatakan tak menutup kemungkinan akan meminta bantuan dari Brimob Polda Metro Jaya untuk penambahan pengamanan.

"Kami di Satreskrim siap dengan upaya penegakan hukum jika terjadi pelanggaran peraturan perundangan selama Pilkades, kita juga kemungkinan akan meminta bantuan dari Brimob Polda, tapi ini juga masih tentatif," katanya

Senada dengan Alex, Kabag Ops Polres Tangsel  Kompol Hadi Supriatna mengatakan, pihaknya menyiagakan pengamanan untuk di tiap-tiap TPS di Desa yang menyelenggarakan Pilkades.

"Untuk masa kampanye 75 personel dan masa pemungutan suara 175 personel yang disiagakan," ungkapnya.(RAZ)

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill