RSUD Panunggangan Barat Tangerang Segera Beroperasi September 2026
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:12
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat, Kota Tangerang ditargetkan akan segera soft launching sekitar September-Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan menyiagakan ratusan personel pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Wilayah Kabupaten Tangerang yang akan serentak digelar pada 27 Agustus 2017 mendatang.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada TangerangNews.com, Minggu (30/7/2017) mengatakan, dari 13 Desa yang melaksanakan Pilkades di Kabupaten Tangerang, 2 Desa diantaranya masuk wilayah hukum Polres Tangsel.
" Ya, Desa Sampora di Kecamatan Cisauk dan Desa Cukang Galih di Kecamatan Curug, masuk pengamanan wilayah hukum polres Tangsel," ujar Alex.
Mengantisipasi gejolak yang mungkin timbul dalam Pilkades, selain pengamanan oleh personel Polres Tangsel, dirinya mengatakan tak menutup kemungkinan akan meminta bantuan dari Brimob Polda Metro Jaya untuk penambahan pengamanan.
"Kami di Satreskrim siap dengan upaya penegakan hukum jika terjadi pelanggaran peraturan perundangan selama Pilkades, kita juga kemungkinan akan meminta bantuan dari Brimob Polda, tapi ini juga masih tentatif," katanya
Senada dengan Alex, Kabag Ops Polres Tangsel Kompol Hadi Supriatna mengatakan, pihaknya menyiagakan pengamanan untuk di tiap-tiap TPS di Desa yang menyelenggarakan Pilkades.
"Untuk masa kampanye 75 personel dan masa pemungutan suara 175 personel yang disiagakan," ungkapnya.(RAZ)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat, Kota Tangerang ditargetkan akan segera soft launching sekitar September-Oktober 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews