Connect With Us

Pura-pura Kemalingan, OB Sekolah Mutiara Serpong Gasak Laptop

Yudi Adiyatna | Senin, 18 September 2017 | 15:00

Ilustrasi Maling (istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Seorang Office Boy (OB) Sekolah Khusus Mutiara Hatiku berinisial GS, 26, warga Jurang Mangu Pondok Aren berhasil ditangkap Polisi karena mencuri sejumlah peralatan elektronik sekolah tersebut, Senin (11/9/2017) lalu. Pelaku sempat mengaku kemalingan untuk mengelabuhi polisi.

Kejadian berawal saat Kepala Sekolah Khusus Mutiara Hatiku mendapat laporan dari karyawannya bagian OB Sekolah Khusus Mutiara Hatiku bahwa terjadi pencurian berupa 5 unit laptop, 1 unit infocus dan 1 buah kamera.

Sesaat mendapat laporan dari pihak Kepala Sekolah, Piket Reskrim Polsek Serpong dan Tim Vipers Polsek Serpong langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Sekolah Khusus Mutiara Hatiku bertempat di Rawa Buntu, Serpong. BACA JUGA : Sempat Buron, Pencuri Motor Diringkus Polisi di Cikupa

Pelaku yang kesehariannya bekerja dan tinggal di sekolah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan mendapat kejanggalan dari keterangannya tersebut. BACA JUGA : SDN 15 Kota Tangerang Dibobol Maling

"Akhirnya kami periksa secara intensif dan terungkap bahwa pelaku lah yang  melakukan pencurian atas barang-barang di dalam sekolah tersebut," kata Kapolsek Serpong Kompol Dedi Irawan.

Kini pelaku berhasil diamankan di Polsek Serpong untuk diproses lebih lanjut.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill