Kabar Gembira! RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung Desember 2026
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:43
Komisi III DPR RI tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
TANGERANGNEWS.com- Seorang Office Boy (OB) Sekolah Khusus Mutiara Hatiku berinisial GS, 26, warga Jurang Mangu Pondok Aren berhasil ditangkap Polisi karena mencuri sejumlah peralatan elektronik sekolah tersebut, Senin (11/9/2017) lalu. Pelaku sempat mengaku kemalingan untuk mengelabuhi polisi.
Kejadian berawal saat Kepala Sekolah Khusus Mutiara Hatiku mendapat laporan dari karyawannya bagian OB Sekolah Khusus Mutiara Hatiku bahwa terjadi pencurian berupa 5 unit laptop, 1 unit infocus dan 1 buah kamera.
Sesaat mendapat laporan dari pihak Kepala Sekolah, Piket Reskrim Polsek Serpong dan Tim Vipers Polsek Serpong langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Sekolah Khusus Mutiara Hatiku bertempat di Rawa Buntu, Serpong. BACA JUGA : Sempat Buron, Pencuri Motor Diringkus Polisi di Cikupa
Pelaku yang kesehariannya bekerja dan tinggal di sekolah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dan mendapat kejanggalan dari keterangannya tersebut. BACA JUGA : SDN 15 Kota Tangerang Dibobol Maling
"Akhirnya kami periksa secara intensif dan terungkap bahwa pelaku lah yang melakukan pencurian atas barang-barang di dalam sekolah tersebut," kata Kapolsek Serpong Kompol Dedi Irawan.
Kini pelaku berhasil diamankan di Polsek Serpong untuk diproses lebih lanjut.(RAZ)
Komisi III DPR RI tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews