Connect With Us

Benyamin Ajak Masyarakat Jadi Pendonor di PMI Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:07

Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengunjungi Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan yang terletak di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel, Rabu (19/6/2019) sore.

Benyamin yang didampingi Ketua PMI Tangsel, Suhara Manullang, menjelaskan bahwa kunjungannya tersebut merupakan untuk memastikan keamanan jumlah stok darah di PMI Tangsel. 

"Saya ingin memastikan bahwa di Tangsel stok darah cukup untuk permintaan dari berbagai pihak. Alhamdulillah dari pemantauan yang saya lakukan, sampai hari ini stok darah di PMI Tangsel itu aman," ujarnya. 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat meninjau Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat meninjau Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel.

Dari pemantauannya, stok darah untuk golongan A, AB, O terbilang banyak, namun untuk golongan darah B memiliki jumlah yang lebih sedikit. 

Dijelaskan Benyamin, hal tersebut terjadi karena memang memiliki jumlah pendonor yang lebih sedikit. 

Baca Juga :

"Terbanyak golongan darah A, AB dan O. Darah B jarang sekali (stoknya) karena pendonornya juga jarang," bebernya. 

Oleh karenanya, Benyamin mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan donor darah di PMI Tangsel. Kata dia, untuk membantu orang yang membutuhkan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat meninjau Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat meninjau Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan di Jalan Cindekia, Ciater, Serpong, Tangsel.

"Saya meminta kepada masyarakat atau siapapun bisa mendonorkan darahnya di Tangsel ini. Fasilitasnya juga sudah sangat baik dan mencukupi," ajak Benyamin.

Benyamin menyebut, stok darah yang ada di PMI Tangsel ini akan didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan. Wilayah Tangsel, ataupun luar Tangsel. 

"Ya selama ini kita banyak permintaan bukan saja dari Tangsel,  dari berbagai daerah di sekitar Tangsel termasuk dari DKI Jakarta, dari Depok, dan Bogor juga. Karena ini sifatnya lintas daerah. Jadi selama stoknya tersedia harus dilayani," tutupnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

KOTA TANGERANG
Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Komisi III DPRD Dorong Penguatan Kompetensi SDM melalui Diklat Lisensi Aviasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:11

Komisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill