Connect With Us

Pelajar & Mahasiswa di Tangsel Jadi Target Pengedar Narkoba

Rachman Deniansyah | Jumat, 16 Agustus 2019 | 19:22

Para tersangka berinisial A,34, AR, 28, AF, 34, AH, 32, SH, 29, MNF, 24, dan DS, 32, mengenakan pakaian (oranye) tahanan Polisi, mereka para pelaku pengedar narkoba. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Tujuh orang pengedar narkoba ditangkap Polres Tangsel dan jajarannya. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan narkoba jenis sabu dan ganja yang akan diedarkan di wilayah Tangsel.

Setelah dilakukan pemerikasaan, sasaran peredaran narkoba tersebut bukan hanya pekerja, melainkan mahasiswa dan pelajar.

"Sabu seberat 424,05 gram dan ganja seberat 5,1 kilogram," jelas Kompol Arman, Waka Polres Tangsel di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Jumat (16/8/2019).

"Peredarannya banyak terjadi di kawasan kampus sekitar Ciputat dan Jakarta Selatan," imbuhnya. 

Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Tangsel Iptu Edy Suprayitno menjelaskan, hal itu terjadi lantaran  Tangsel menjadi wilayah perlintasan dari berbagai daerah. 

Baca Juga :

"Bogor lewat Tangsel, ke Jakarta lewat Tangsel, dan kemana-mana lewat Tangsel. Jadi jalur perlintasan peredaran sabu dan ganja di sini sangat potensial," paparnya.

Ia mengatakan, angka peredaran narkotika di wilayah Tangsel terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. 

"Terus meningkat. Tidak mengenal usia dan kalangan. Trennya terus meningkat setiap tahunnya. Terutama karena luas wilayahnya. Kita sedang mendalami jalur-jalur rawan narkotika itu," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill