Connect With Us

Daftar Penjaringan PDIP, Fahd: Pemuda Jangan Jadi Figuran di Pilkada Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 15 September 2019 | 17:38

Fahd Pahdepie saat mengambil formulir pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2020, di kantor DPC PDIP di Jalan Boulevard Bintaro, Serpong Utara, Minggu (15/9/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tekad bulat Fahd Pahdepie untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 ternyata tak main-main.

Keseriusannya itu ia buktikan dengan datang ke Kantor DPC PDIP di Jalan Boulevard Bintaro, Serpong Utara, Minggu (15/9/2019), untuk mengambil formulir pendaftaran dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Tangsel.

"Pertama, ini menunjukkan bukti keseriusan anak muda Tangsel untuk ikut terlibat menjadi pemeran utama dalam konteks politik di Tangsel," ungkap Fahd kepada TangerangNews. 

BACA JUGA:

Sebagai anak muda asli Tangsel yang betul-betul merasakan dan melihat perkembangan kota ini, Fahd menyebut ada banyak hal yang harus dikerjakan demi kebaikan kota tersebut.

"Tangsel ini anak mudanya lebih dari 65%, dan usia produktifnya 78,1%,  jadi memang representasi anak muda itu harus benar-benar muncul," terangnya. 

"Anak muda bukan hanya menjadi figuran, tapi turut mengambil kebijakan dan turut merumuskan kota ini menjadi apa di masa yang akan datang," tambahnya.

Dengan proses penjaringan yang dilakukan PDIP ini, Fahd sangat mengapresiasinya. Menurutnya, dapat menjadi suatu proses demokrasi yang sangat baik.  

"PDIP memberi contoh bahwa demokrasi dibuka pintunya dan jendelanya sehingga semua orang bisa masuk ikut dalam proses di dalamnya," kata Fahd.

Terlebih, kata dia, dengan proses ini juga dapat membuka peluang bagi anak muda. 

Fahd mengatakan, selain mendaftar di penjaringan PDIP, ia juga melakukan komunikasi politik ke semua partai politik. 

"Intinya kita menyamakan persepsi siapa dan partai mana yang dalam tanda kutip dapat membuka ruang dan luang dalam keterlibatan anak muda di dalamnya," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Senin, 20 Juli 2026 | 21:22

Kebakaran hebat melanda pabrik produksi kemenyan dan dupa milik CV Damarindo yang berlokasi di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin 20 Juli 2026, petang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill