Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Tekad bulat Fahd Pahdepie untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 ternyata tak main-main.
Keseriusannya itu ia buktikan dengan datang ke Kantor DPC PDIP di Jalan Boulevard Bintaro, Serpong Utara, Minggu (15/9/2019), untuk mengambil formulir pendaftaran dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Tangsel.
"Pertama, ini menunjukkan bukti keseriusan anak muda Tangsel untuk ikut terlibat menjadi pemeran utama dalam konteks politik di Tangsel," ungkap Fahd kepada TangerangNews.
BACA JUGA:
Sebagai anak muda asli Tangsel yang betul-betul merasakan dan melihat perkembangan kota ini, Fahd menyebut ada banyak hal yang harus dikerjakan demi kebaikan kota tersebut.
"Tangsel ini anak mudanya lebih dari 65%, dan usia produktifnya 78,1%, jadi memang representasi anak muda itu harus benar-benar muncul," terangnya.


"Anak muda bukan hanya menjadi figuran, tapi turut mengambil kebijakan dan turut merumuskan kota ini menjadi apa di masa yang akan datang," tambahnya.
Dengan proses penjaringan yang dilakukan PDIP ini, Fahd sangat mengapresiasinya. Menurutnya, dapat menjadi suatu proses demokrasi yang sangat baik.
"PDIP memberi contoh bahwa demokrasi dibuka pintunya dan jendelanya sehingga semua orang bisa masuk ikut dalam proses di dalamnya," kata Fahd.
Terlebih, kata dia, dengan proses ini juga dapat membuka peluang bagi anak muda.
Fahd mengatakan, selain mendaftar di penjaringan PDIP, ia juga melakukan komunikasi politik ke semua partai politik.
"Intinya kita menyamakan persepsi siapa dan partai mana yang dalam tanda kutip dapat membuka ruang dan luang dalam keterlibatan anak muda di dalamnya," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGSantika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews