Connect With Us

Airin Harap Pelayanan Publik di Tangsel Seperti Singapore

Rachman Deniansyah | Rabu, 2 Oktober 2019 | 16:11

Kegiatan seminar dan workshop Design Thinking, di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Rabu (2/10/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menginginkan pelayanan publik di Tangsel serupa dengan pelayanan publik di Singapura. 

Hal itu ia sampaikan saat seminar dan workshop Design Thinking di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangsel, Rabu (2/10/2019).

Airin mengatakan, dalam proses pembangunan, Tangsel menggunakan people village yang melibatkan partisipasi masyarakat, perguruan tinggi dan lainnya. 

"Untuk itu kami sangat berharap Tangsel bisa menjadi seperti Singapura dalam pelayanan publik," ucap Airin pada seminar yang merupakan program Civil Service College Singapore dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) tersebut.

Hal itu bisa saja terwujud, lantaran ia menilai Tangsel memiliki karakteristik wilayah Perkotaan dan Perumahan yang hampir sama dengan Singapura. 

Airin menjelaskan sebagai kota baru yang didirikan sejak 2008, banyak hal yang harus diperbaiki dan diselesaikan.

Untuk menyelesaikan itu, lanjutnya, prioritas Pemkot Tangsel difokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan yang tak kalah penting, yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa, banyak persoalan dan permasalahan yang harus diselesaikan. Bagaimana pemerintah ada dan hadir untuk memberikan pelayanan publik untuk masyarakat Tangsel," ungkap Airin. 

Assistant Chief Executive  Civil Service College Roger Tan mengatakan, pelayanan publik merupakan pelayanan penting bagi pemerintah agar dapat melayani masyarakat dengan baik. 

"Jadi event kali ini kita saling belajar membagi pengetahuan dan pengalaman, seminar ini dilanjutkan workshop bertukar ide, pengetahuan pengalaman, kami berharap kegiatan ini menghasilkan outcome yang sangat bermanfaat bagi kita semua," singkatnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill