Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Pencurian kendaraan motor (curanmor) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi kasus kriminal terbanyak selama 2019. Polres Tangsel mencatat terjadi 230 kasus.
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan memaparkan, jumlah kasus kriminal di Tangsel mengalami penurunan sebesar 8 persen. Tahun ini, terdapat 1.819 kasus, tahun 2018 sebanyak 1.971 kasus.
Dari ribuan kasus itu, kata Ferdy, terdapat enam kasus yang menonjol, diantaranya kasus pembunuhan, penganiayaan berat (anirat), pencurian dengan pemberatan (curat), pencuriat dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan motor (curanmor), serta Perlindungan Perenpuan dan Anak (PPA).
"Kasus pembunuhan dengan jumlah 5 kasus, anirat 85 kasus, curat 135 kasus, curas 24 kasus, curanmor sebanyak 230 kasus, dan PPA 199 kasus," kata Ferdy di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Tangsel, Selasa (31/12/2019).
Ferdy menyebut, meski menjadi kasus terbanyak, curanmor mengalami penurunan jika dibandingkan dari tahun sebelumnya.
"Penurunan sebesar 39 persen. Tahun 2018 kasus curanmor mencapai 374 kasus," paparnya.
Sedangkan, kata Ferdy, untuk crime clearence (cc) atau penyelesaian tindak pidana mencapai 149 kasus.
"Berhasil diselesaikan sebanyak 149 kasus. Atau dengan tingkat keberhasilan 65 persen," kata Ferdy.
Di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono menerangkan, modus dominan kasus curanmor dalam setahun belakangan ini pencurian motor luar rumah pemilik.
"Selain itu, jaringan pelakunya juga dari berbagai daerah. Ada dari Bekasi, Bogor, wilayah Banten, seperti Serang dan sekitarnya. Tapi kita petakan memang sekitaran situ," terangnya.
Sedangkan, kata Wibi, untuk daerah yang paling banyak terdapat kasus curanmor itu adalah wilayah yang padat pemukimannya.
"Seperti Pondok Aren, Ciputat, Pamulang, Kelapa Dua. Memang yang di daerah penduduknya cukup ramai," tutur Wibi.
Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa dapat lebih mengantisipasi dan meningkatkan keamanan.
"Keamanan baik di rumahnya pribadi, atau di wilayah sekitarnya, karena tidak akan ada peluang bila pelaku tidak mempunyai kesempatan. Artinya harap lebih berhati-hati karena sering terjadi kejadian saat motor di parkir di depan rumah," pungkasnya.(RMI/HRU)
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews