Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan membatalkan rencananya untuk menjadikan Rumah Sakit Aria Sentra Medika (RS ASM) sebagai rujukan penanganan COVID-19.
Pembatalan itu disebut-sebut terjadi lantaran adanya konflik internal pengurus rumah sakit swasta tersebut.
"Infonya konflik internal mereka (manajemen RS ASM)," ungkap Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Kota Tangsel Imbar Umar Gazali saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).
Selain alasan tersebut, pemicu lainnya mundurnya investor.
Hal itu diketahui dari surat tembusan yang dikirim ke Dinkes Kota Tangsel dari pihak manajemen rumah sakit yang berlokasi di Jalan Aria Putra, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan tersebut.
"Tembusan beberapa surat sehingga kita batal pakai fasilitas dan PICU. Kemudian mengundurkan diri owner, CEO perusahaan juga mengundurkan diri, dan pengunduran diri investor. Beberapa surat tembusan (diterima) Biro Hukum Pemda, Sekda, Kadis," paparnya.
Seperti diketahui, pembatalan kerjasama antara rumah sakit dan Pemkot Tangsel itu, terjadi setelah peresmian yang dilakukan pada bulan April lalu.
Pada peresmian itu, baik pihak rumah sakit atau Pemkot Tangsel telah menyatakan bahwa rumah sakit itu akan digunakan sebagai fasilitas rujukan dalam penanganan COVID-19 di Tangsel.(RMI/HRU)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGSeiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews