Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan membatalkan rencananya untuk menjadikan Rumah Sakit Aria Sentra Medika (RS ASM) sebagai rujukan penanganan COVID-19.
Pembatalan itu disebut-sebut terjadi lantaran adanya konflik internal pengurus rumah sakit swasta tersebut.
"Infonya konflik internal mereka (manajemen RS ASM)," ungkap Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Kota Tangsel Imbar Umar Gazali saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).
Selain alasan tersebut, pemicu lainnya mundurnya investor.
Hal itu diketahui dari surat tembusan yang dikirim ke Dinkes Kota Tangsel dari pihak manajemen rumah sakit yang berlokasi di Jalan Aria Putra, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan tersebut.
"Tembusan beberapa surat sehingga kita batal pakai fasilitas dan PICU. Kemudian mengundurkan diri owner, CEO perusahaan juga mengundurkan diri, dan pengunduran diri investor. Beberapa surat tembusan (diterima) Biro Hukum Pemda, Sekda, Kadis," paparnya.
Seperti diketahui, pembatalan kerjasama antara rumah sakit dan Pemkot Tangsel itu, terjadi setelah peresmian yang dilakukan pada bulan April lalu.
Pada peresmian itu, baik pihak rumah sakit atau Pemkot Tangsel telah menyatakan bahwa rumah sakit itu akan digunakan sebagai fasilitas rujukan dalam penanganan COVID-19 di Tangsel.(RMI/HRU)
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TODAY TAGDi tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Usai ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang langsung membeberkan sejumlah langkah strategis ke depan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews