Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan dikepung ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, Kamis (8/10/2020).
Ratusan mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah organisasi, seperti PMII, HMI, KAMMI, GMNI, SEMMI, IMM, dan Hikmahbudhi.

Tiba sekitar pukul 13.30 WIB, ratusan mahasiswa tersebut langsung merapatkan barisan dan mulai menyuarakan tuntutannya.
Dipimpin oleh mobil komando, ratusan mahasiswa perlahan mulai mendekat ke arah gerbang Gedung DPRD Tangsel.
Sesekali terdengar terdengar menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan menyerukan sumpah mahasiswa.
Sementara dari mobil komando, salah satu pemimpin aksi menuntut untuk bertemu oleh para pimpinan DPRD Tangsel.
"Kami ingin bertemu oleh Ketua dan Wakil Rakyat kami. Jika tidak, kami akan terus bertahan dan duduk di sini (Gedung DPRD Tangsel)," ujar salah satu pemimpin aksi.
Saat ini, mereka masih tertahan di luar gerbang gedung DPRD Tangsel. Mereka pun memaksa masuk hingga kericuhan hampir terjadi.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews