KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan dikepung ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, Kamis (8/10/2020).
Ratusan mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah organisasi, seperti PMII, HMI, KAMMI, GMNI, SEMMI, IMM, dan Hikmahbudhi.

Tiba sekitar pukul 13.30 WIB, ratusan mahasiswa tersebut langsung merapatkan barisan dan mulai menyuarakan tuntutannya.
Dipimpin oleh mobil komando, ratusan mahasiswa perlahan mulai mendekat ke arah gerbang Gedung DPRD Tangsel.
Sesekali terdengar terdengar menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan menyerukan sumpah mahasiswa.
Sementara dari mobil komando, salah satu pemimpin aksi menuntut untuk bertemu oleh para pimpinan DPRD Tangsel.
"Kami ingin bertemu oleh Ketua dan Wakil Rakyat kami. Jika tidak, kami akan terus bertahan dan duduk di sini (Gedung DPRD Tangsel)," ujar salah satu pemimpin aksi.
Saat ini, mereka masih tertahan di luar gerbang gedung DPRD Tangsel. Mereka pun memaksa masuk hingga kericuhan hampir terjadi.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews