Connect With Us

Positif COVID-19, Ibu & Anak Warga Afganistan Diisolasi di RLC Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 15 November 2020 | 22:08

Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangsel Suhara Manullang saat di wawancarai awak media, Tangerang Selatan, Minggu (15/11/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan kembali merawat dua Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan yang terpapar COVID-19. 

Hal tersebut dikatakan Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang, Minggu (15/11/2020). Keduanya itu merupakan seorang ibu hamil dan anak kecil. Mereka dievakuasi dari tempat penampungan yang terletak di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, 13 November 2020 malam. 

Kedua pencari suaka politik tersebut dinyatakan positif usai Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat melalukan tracing atas dua WNA yang lebih dulu dinyatakan positif.

"Yang saya tahu ada 24 yang positif (hasil tracing). Kemudian akhirnya yang 17 rencana dirujuk ke Wisma Atlet, yang tujuh orang itu di karantina mandiri di penampungan. Nah nyatanya dari 17 orang yang dirujuk ke Wisma Atlet itu ada seorang ibu sedang mengandung 25 minggu dan punya anak dua tahun," jelas Suhara.

Atas kondisi hamil dan usia yang masih belia, Suhara memutuskan untuk mearawat keduanya di RLC Tangsel.

"Sebab di Wisma Atlet enggak ada dokter spesialis kebidanannya, maka kami alih rawat dulu di Rumah Lawan COVID-19," tuturnya.

Saat ini, keduanya pun masih menjalani masa perwatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel. Mereka juga ikut dalam sejumlah kegiatan rutin, seperti olahraga, konsultasi, kegiatan agama, dan lainnya.

"Sampai kami berkoordinasi dengan yang bertanggungjawab atas warga negara asing ini dan juga Kesbangpol dan juga kita pantau kehamilan ibu tersebut," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill