PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatan kembali merawat dua Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan yang terpapar COVID-19.
Hal tersebut dikatakan Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang, Minggu (15/11/2020). Keduanya itu merupakan seorang ibu hamil dan anak kecil. Mereka dievakuasi dari tempat penampungan yang terletak di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, 13 November 2020 malam.
Kedua pencari suaka politik tersebut dinyatakan positif usai Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat melalukan tracing atas dua WNA yang lebih dulu dinyatakan positif.
"Yang saya tahu ada 24 yang positif (hasil tracing). Kemudian akhirnya yang 17 rencana dirujuk ke Wisma Atlet, yang tujuh orang itu di karantina mandiri di penampungan. Nah nyatanya dari 17 orang yang dirujuk ke Wisma Atlet itu ada seorang ibu sedang mengandung 25 minggu dan punya anak dua tahun," jelas Suhara.
Atas kondisi hamil dan usia yang masih belia, Suhara memutuskan untuk mearawat keduanya di RLC Tangsel.
"Sebab di Wisma Atlet enggak ada dokter spesialis kebidanannya, maka kami alih rawat dulu di Rumah Lawan COVID-19," tuturnya.
Saat ini, keduanya pun masih menjalani masa perwatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel. Mereka juga ikut dalam sejumlah kegiatan rutin, seperti olahraga, konsultasi, kegiatan agama, dan lainnya.
"Sampai kami berkoordinasi dengan yang bertanggungjawab atas warga negara asing ini dan juga Kesbangpol dan juga kita pantau kehamilan ibu tersebut," pungkasnya. (RAZ/RAC)
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews