KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
TANGERANGNEWS.com-Kejadian pada Selasa (1/12/2020) di Pamulang 2 Pondok benda 7 Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel pada malam itu akan menjadi peristiwa yang tak boleh terulang.
Betapa tidak hanya karena kecerobohan lima menit, Honda Beat dengan nomor polisi B 4039 NEL raib. Ya, peristiwa kehilangan motor dialami Via, warga Pamulang Tangsel.
Beat Putih dengan corak warna merah itu sedang mampir ke rumah saudaranya hanya dalam waktu 5 menit.
Korban masuk kedalam rumah saudara, kemudian baru sadar beberapa menit bahwa kunci motor tertinggal di motor dengan nopol B 4039 NEL itu.
"Kemudian saat dia keluar lagi di depan rumah, motor sudah hilang. Seperti yang tampak dalam CCTV," ujar Bharry saudara Via kepada TangerangNews.com.
Dia berharap berbekal CCTV pelakunya dapat tersadarkan diri dan menyerahkan motor tersebut. "Sebab, jelas sekali pada rekaman CCTV. Jika ada yang menemukan, atau melihat. Dapat menghubungi saya dengan cara DM IG saya @bharryp," kata Bharry.
Lihat postingan ini di Instagram
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
Rahmat Putra Maulana, siswa SMK Islamiyah yang dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17, menjalankan tugas mulia itu ketika tengah berduka atas ayahnya yang meninggal dunia, sehari sebelum ia dikukuhkan.
Seorang pengendara sepeda motor kejang-kejang setelah tertabrak minibus di Jalan Boulevard BSD Timur, Kelurahan Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Antusiasme masyarakat terhadap kawasan komersial di Paramount Petals terus meningkat. Setelah kesuksesan Calico Square yang sudah sold out dan beroperasi penuh, kini giliran ruko komersial kedua Calico Grande juga ludes terjual (sold out)