Connect With Us

Partisipasi Pemilih Pilkada Tangsel Jauh dari Target

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 Desember 2020 | 18:59

Komisioner KPU Kota Tangsel Ade Wahyu Hidayat. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Partisipasi pemilih dalam kontestasi politik Pilkada Tangerang Selatan tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 4 % dari perhelatan sebelumnya. 

Namun, peningkatan tersebut, terbilang masih jauh dibandingkan dengan target yang diharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni sebesar 77 %. 

Meski begitu, Komisioner KPU Kota Tangsel Ade Wahyu Hidayat mengaku bersyukur.  Sebab kenaikan tersebut dapat terjadi meski  COVID-19 tengah mewabah di wilayah termuda se-Banten ini. 

"Alhamdulillah ada kenaikan dari 56 % (Pilkada 2015) ke 60,28 % (Pilkada 2020) berdasarkan hasil berjenjang rekap di tingkat kecamatan. Setelah kita hitung di angka 60,28%," ujar Ade kepada awak media, Rabu (16/12/2020). 

Meski di tengah pandemi COVID-19, kata Ade, masih banyak masyarakat yang antusias dalam menggunakan hak pilihnya. 

Setidaknya, terdapat sebanyak hampir 600.000 warga berbondong-bondong datang ke TPS meski virus berbahaya tengah mewabah di Tangsel. 

"Artinya di tengah pandemi ini masyarakat masih antusias untuk hadir ke TPS. Selain pandemi, menurut saya terkait cuaca juga ya, karena pada saat pemungutan suara, hujan terjadi. Itu juga menjadi kendala," katanya. 

Menurutnya, pencapaian itu diraih berkat kerja keras KPU yang telah mensosialisasikan perhelatan Pilkada serta perjuangan para peserta dalam berkampanye, baik secara daring, ataupun tatap muka. 

"Masyarakat kota Tangerang Selatan kalau saya lihat cukup melek terhadap media sosial. Jadi walau pun kampanyenya terbatas, hanya pertemuan terbatas tatap muka yang jumlahnya dibatasi maksimal 50 orang.  Masyarakat telah mengenal calonnya dari media sosial," pungkasnya. (RED/RAC)

NASIONAL
Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 20:32

Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

BANTEN
Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Senin, 25 Mei 2026 | 20:02

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill