Connect With Us

Bocah 4 Tahun di Pondok Aren Diduga Dianiaya Orang Tua Angkat

Rachman Deniansyah | Jumat, 20 Agustus 2021 | 21:40

Kapolres Tangerang Selatan AKPB Iman Imanuddin bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat di wawancarai awak media di kawasan Pondok Aren, Tangsel pada Jumat, 20 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa bocah berusia sekitar empat tahun yang tinggal di Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

Kasus tersebut mencuat setelah video penganiayaan itu menyebar di sejumlah Whatsapp Grup  yang kemudian langsung ditelusuri oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel. 

Kapolres Tangerang Selatan AKPB Iman Imanuddin membenarkan adanya dugaan kasus penganiayaan terhadap anak tersebut. 

"Ya bersama Pak Wakil Wali Kota, kami mendapatkan informasi tadi sore bahwa di wilayah Pondok Aren terdapat dugaan tindak pidanan kekerasan terhadap anak. Di mana korbannya masih berusia empat tahun," ujar Iman saat dijumpai kawasan Pondok Aren, Tangsel pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Pelaku.

Iman mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur tersebut diduga dilakukan oleh orang tua angkat korban. 

"Kekerasan anak itu diduga oleh dilakukan oleh orang tua angkat anak tersebut," imbuhnya. 

Berdasarkan laporan tersebut, polisi pun langsung bergerak cepat. Ia mengatakan, saat ini dugaan kasus kekerasan terhadap anak itu sedang dalam penyelidikan. 

Namun ia memastikan, bahwa kini korban sudah diamankan dan dalam perlindungan yang aman. 

"Saat ini, korban yang berusia empat tahun tersebut Alhamdulillah sudah berhasil kita amankan.  Sekarang sedang dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan untuk dilakukan visum," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill