Connect With Us

Diam-diam Nekat Buka Lagi! Karaoke di Hotel Venesia BSD Disegel Polisi

Rachman Deniansyah | Sabtu, 11 September 2021 | 20:53

Venesia Karaoke Executive yang terletak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan digrebek Bareskrim Mabes Polri. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polda Metro Jaya merazia sejumlah tempat hiburan malam yang nekat beroperasi di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Jumat, 9 September 2021 malam. 

Dalam razia tersebut, polisi mendapati dua tempat karaoke  yang masih membandel. 

Salah satunya yakni, tempat Karaoke yang terletak di Hotel Venesia, BSD Serpong, Tangerang Selatan. 

Sementara satu lainnya terletak di Hollywood International Executive Club di Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

"Hari ini kita mendatangi dua tempat yang masih buka, yaitu karaoke dalam PPKM level 3 ini karaoke tidak diperkenankan dibuka," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol, Mukti Juharsa melalui keterangan resminya, Sabtu, 11 September 2021 kepada TangerangNews.

Penggerebekan terhadap Hotel Venesia Serpong, Tangsel, sudah terjadi untuk kedua kalinya. 

Untuk kali ini, pihak pengelola nekat menyusupkan pengunjung dari luar hotel untuk menikmati fasilitas karaoke tersebut. 

Padahal dalam aturan PPKM Level 3 ini, karaoke dan tempat hiburan malam sejenisnya belum diperbolehkan untuk beroperasi. 

"Ditemukan ada satu room yang aktif dan dia bukan penghuni hotel, dia orang luar. Saya garis bawahi, bahwa yang di karaoke itu adalah pengunjung hotel dengan perempuan freelance yang dipanggil dari luar," terangnya. 

Lagi-lagi atas pelanggaran tersebut, Hotel Venesia BSD Serpong, Tangsel, terpaksa harus disegel petugas. 

Tindakan tegas itu juga dilakukan petugas terhadap Hollywood International Executive Club di Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

"Kita temukan, kita tutup karena dalam PPKM level 3 ini karaoke tidak diperkenankan untuk buka. Dua-duanya di police line, karena tidak dibenarkan karaoke buka pada PPKM level 3," tegasnya. 

Selain menutup kedua lokasi tersebut, polisi juga berkoordinasi dengan pihak Satpol PP setempat.

"Kami akan laporkan ke (Satpol PP) Tangsel, supaya bisa ditindaklanjuti dan kalau ada minum keras yang melanggar kesehatan akan kita tindak juga. Kita akan koordinasi dengan Krim-um apakah ada pidananya," tandasnya.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

BANDARA
Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Tilep Ratusan Tas Lululemon Senilai Rp1 Miliar, Sindikat Pencuri di Kargo Bandara Soetta Diringkus

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill