Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang
Senin, 9 Maret 2026 | 20:11
Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali menyegel Hotel Venesia Serpong yang terbukti telah melanggar aturan pemberlakuan Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk kedua kalinya.
Tepatnya ketika jajaran dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek tempat penginapan tersebut dan menemukan aktivitas karaoke di dalamnya, pada Jumat, 9 September 2021 lalu.
Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana menuturkan, penyegelan ini merupakan langkah tindak lanjut atas penggerebekkan tersebut.
"Kemarin atas informasi dan temuan dari jajaran samping koordinasi dengan Satpol PP, hari ini kita lakukan tindakan penyegelan, yaitu berupa karaoke yang masih buka di masa pandemi," ujar Sapta di lokasi, Selasa, 14 September 2021.
Baca Juga :
Seperti diketahui, pelanggaran atas beroperasinya tempat hiburan malam di penginapan Hotel Venesia ini telah terjadi untuk kedua kalinya.
Namun pihak pengelola seolah mengabaikan peraturan. Padahal izin usaha karaoke dan spa yang terdapat di dalamnya telah dicabut sejak penggerebekkan awal, setahun silam.
"Ini salah satu bentuk sanksi karena sudah ada temuan di masa pandemi buka. Dan kita harus cegah, kita tutup sampai masa pandemi ini tidak terjadi. Karena saya yang menyegel, saya punya hak punya kewenangan untuk mengecek sewaktu-waktu," ancam Sapta.
Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
TODAY TAGKetegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Jalan Raya Regency di Desa Gelam Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian 1 meter dan mengakibatkan mobilitas warga terganggu, pada Senin 9 Maret 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews