Connect With Us

Antisipasi Lonjakan Kasus, RSUD Tangerang Siapkan Ruang Pasien Covid-19 

Tim TangerangNews.com | Jumat, 3 Desember 2021 | 23:12

Dirut RSUD Kota Tangerang dr O.U Taty Damayanty. (@TangerangNews / Pemkot Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun 2021, RSUD Kota Tangerang, Banten, menyiapkan ruang perawatan khusus pasien COVID-19 serta ketersediaan tabung oksigen.

“Di RSUD Kota Tangerang ada 218 ruang yang disiapkan untuk pasien Covid-19 di delapan lantai RSUD,” kata Dirut RSUD Kota Tangerang dr O.U Taty Damayanty di Tangerang, Jumat 3 Desember 2021, seperti dikutip dari Antara. 

Taty melanjutkan, kemudian ada 14 ruangan Insentive Care Unit (ICU) dan tiga ruangan Neonatal Insentive Care Unit (NICU). “Begitu juga dengan tabung gas oksigen ditambah dengan keterisian sampai 90 persen,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa seperti yang diketahui bersama, terjadinya lonjakan kasus pada Juni dan berlangsung hingga Agustus 2021, menyebabkan krisis oksigen. “Belajar dari kondisi tersebut, kita menambah ketersediaan dan memperkuat jaringan isi ulang oksigen," tutur Taty.

Selanjutnya, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ketaatan pada protokol kesehatan dalam kegiatan sehari - hari sebagai pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga dapat dikendalikan sedini mungkin.

Taty berharap tidak sampai terjadi gelombang tiga lonjakan kasus. “Ini hanya sebagai strategi penanganan dan kewaspadaan saja. Pastikan diri sehat, selalu prokes 5M dan pastikan sudah mengikuti vaksinasi," tutur dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengatakan, pemerintah daerah setempat telah menerima instruksi dari Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan Omicron, meski varian ini masih terus diteliti lebih dalam.

Dini menjelaskan, pada dasarnya arahan Kemenkes tidak jauh berbeda seperti saat varian Covid-19 lainnya bermunculan, yaitu perketat kedisiplinan 5M dan pastikan semuanya telah mengikuti vaksinasi.

Menurutnya, peningkatan kewaspadaan itu juga disertai upaya percepatan laju vaksinasi, terutama bagi masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Dini menambahkan, vaksinasi bisa membantu seseorang terhindar dari penularan virus Corona baru itu. "Karena ditularkan oleh virus jadi memang mau tidak mau harus divaksinasi," tegas dia.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18

Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill