KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Zainudin, pegawai penyandang disabilitas yang bekerja di Polres Tangerang Selatan meraih prestasi mengagumkan. Ia berhasil menyabet medali perunggu cabang olahraga panahan dalam kejuaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.
Atas prestasinya itulah, ia mendapat sejumlah penghargaan dan bonus yang diberikan langsung oleh Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin.
Iman menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap pegawainya yang telah berpartisipasi. Terlebih atas kerja kerasnya dalam bidang pembinaan, maupun olahraga.

"Ini (penghargaan dan bonus) merupakan bentuk pembinaan dari Polres Tangsel terhadap Zainudin. Kami mengucapkan terima kasih telah membawa harum nama Polres Tangsel ke kancah olahraga nasional," jelas Iman, Rabu, 8 Desember 2021.
Iman menuturkan, bonus yang diberikan berupa uang pembinaan dengan nilai jutaan rupiah. Ia berharap agar prestasi ini dapat menjadi motivasi besar bagi para jajarannya.

"Semoga dengan torehan ini, yang lainnya pun bisa ikut termotivasi untuk ikut berkiprah dan berprestasi dalam olahraga. Kita pastikan dari Polres Tangsel pun tetap bisa berprestasi," ungkapnya.
Selain itu, Iman berharap Zainudin bisa berkarir penuh di kepolisian utamanya bertugas di Polres Tangsel.
"Kami pun rencananya akan memberikan jenjang karir kepada Zainudin di Polres Tangsel," tandasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKomisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Polres Metro Tangerang Kota memperketat pendampingan terhadap para pelajar di wilayah hukumnya melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas sebagai "Bapak Asuh".
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews