Connect With Us

Pohon Besar di Tangsel Akan Diasuransikan Antisipasi Dampak Tumbang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Maret 2022 | 22:39

Satu unit mobil tertimpa pohon besar di kawasan Pamulang Permai, Tangerang Selatan, Sabtu 5 Maret 2022 siang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana mengasuransikan pohon-pohon besar untuk mengklaim kerugian, jika sewaktu-waktu tumbang saat cuaca ekstrim dan merugikan masyarakat.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat tengah menginventarisasi pohon-pohon besar tersebut untuk bisa segera diasuransikan. 

Kepala DLH Kota Tangsel Wahyunoto mengatakan, melihat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu lalu, menyebabkan sekitar 14 pohon tumbang di sejumlah titik. “Akibat tumbangnya pohon tersebut, ada empat kendaraan yang tertimpa,” katanya seperti dilansir dari Beritasatu, Minggu 20 Maret 2022,

Pihaknya sejauh ini menargetkan langkah pengasuransian pohon tersebut pada 2023. Selama ini, jika ada pohon yang tumbang dan menimpa rumah atau bangunan, termasuk kendaraan, dilakukan ganti rugi yang anggarannya dari DLH.

“Kita mengasuransikan pohon untuk klaim kendaraan atau rumah yang diakibatkan oleh pohon tumbang. Diklaimnya diajukan kepada perusahaan asuransi yang sudah kita bayarkan untuk meng-cover kejadian-kejadian yang diakibatkan oleh pohon saat terjadi cuaca ekstrem atau hal di luar dugaan,” ucapnya.

DLH selama ini memang terus melakukan upaya pemeliharaan terhadap sejumlah pohon yang dilindungi dan rawan tumbang. Misalnya dengan pemangkasan agar pohon sesuai dengan kondisi kedalaman akar dan kemampuan daya topang pohon tersebut.

“Kita juga menggandeng perawatan dan pemeliharaan pohon hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sekaligus biaya pemeliharaan pohon,” katanya.

Pihaknya juga akan mendorong agar pihak kelurahan dan kecamatan juga menganggarkan untuk pemeliharaan perawatan pohon.

“Apabila perlu ada petugas pemotong di masing-masing kelurahan, karena kalau semuanya di-handle tersentral di DLH tentang yang sedemikian banyak pohon se-Tangsel, enggak efektif dan efisien,” tutur Wahyunoto.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill