Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana mengasuransikan pohon-pohon besar untuk mengklaim kerugian, jika sewaktu-waktu tumbang saat cuaca ekstrim dan merugikan masyarakat.
Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat tengah menginventarisasi pohon-pohon besar tersebut untuk bisa segera diasuransikan.
Kepala DLH Kota Tangsel Wahyunoto mengatakan, melihat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu lalu, menyebabkan sekitar 14 pohon tumbang di sejumlah titik. “Akibat tumbangnya pohon tersebut, ada empat kendaraan yang tertimpa,” katanya seperti dilansir dari Beritasatu, Minggu 20 Maret 2022,
Pihaknya sejauh ini menargetkan langkah pengasuransian pohon tersebut pada 2023. Selama ini, jika ada pohon yang tumbang dan menimpa rumah atau bangunan, termasuk kendaraan, dilakukan ganti rugi yang anggarannya dari DLH.
“Kita mengasuransikan pohon untuk klaim kendaraan atau rumah yang diakibatkan oleh pohon tumbang. Diklaimnya diajukan kepada perusahaan asuransi yang sudah kita bayarkan untuk meng-cover kejadian-kejadian yang diakibatkan oleh pohon saat terjadi cuaca ekstrem atau hal di luar dugaan,” ucapnya.
DLH selama ini memang terus melakukan upaya pemeliharaan terhadap sejumlah pohon yang dilindungi dan rawan tumbang. Misalnya dengan pemangkasan agar pohon sesuai dengan kondisi kedalaman akar dan kemampuan daya topang pohon tersebut.
“Kita juga menggandeng perawatan dan pemeliharaan pohon hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sekaligus biaya pemeliharaan pohon,” katanya.
Pihaknya juga akan mendorong agar pihak kelurahan dan kecamatan juga menganggarkan untuk pemeliharaan perawatan pohon.
“Apabila perlu ada petugas pemotong di masing-masing kelurahan, karena kalau semuanya di-handle tersentral di DLH tentang yang sedemikian banyak pohon se-Tangsel, enggak efektif dan efisien,” tutur Wahyunoto.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews