Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Selama Ramadan, jumlah sampah rumah tangga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi meningkat akibat konsumsi masyarakat untuk sahur dan buka puasa.
"Ada peningkatan belanja masyarakat ke pasar, artinya ada peningkatan konsumsi di Ramadan. Ketika konsumtif mereka pasti ada timbunan," terang Kepala DLH Tangsel, Wahyunoto Lukman seperti dilansir dari Liputan6, Minggu 3 April 2022.
Menurutnya, produksi sampah rumah tangga menyumbang lebih banyak di Tangsel. Dengan peningkatan konsumsi masyarakat pada bulan puasa, maka jumlah sampah yang diproduksi rumah tangga juga naik.
"Kalau diperkirakan setiap rumah tangga menambah sampai 0,5 persen saja per rumah tangga, maka penambahan sampah kita mencapai 250 ton di bulan Ramadan," tutur Wahyunoto.
Jika dibandingkan dengan produksi sampah yang mencapai 400-500 ton sampah per hari, pada Ramadan, produksi sampah bisa menjadi 750 ton.
"Ini estimasi dengan kemungkinan mereka konsumsi lebih tinggi, maka ada tambahan sampah per rumah tangga jadi total bisa 750 ton per hari" tutur Wahyunoto.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews