Connect With Us

Sampah di Tangsel Diprediksi Meningkat 250 Ton Per Hari Selama Ramadan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 4 April 2022 | 10:11

Ilustrasi sampah plastik. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Selama Ramadan, jumlah sampah rumah tangga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi meningkat akibat konsumsi masyarakat untuk sahur dan buka puasa.

"Ada peningkatan belanja masyarakat ke pasar, artinya ada peningkatan konsumsi di Ramadan. Ketika konsumtif mereka pasti ada timbunan," terang Kepala DLH Tangsel, Wahyunoto Lukman seperti dilansir dari Liputan6, Minggu 3 April 2022.

Menurutnya, produksi sampah rumah tangga menyumbang lebih banyak di Tangsel. Dengan peningkatan konsumsi masyarakat pada bulan puasa, maka jumlah sampah yang diproduksi rumah tangga juga naik.

"Kalau diperkirakan setiap rumah tangga menambah sampai 0,5 persen saja per rumah tangga, maka penambahan sampah kita mencapai 250 ton di bulan Ramadan," tutur Wahyunoto.

Jika dibandingkan dengan produksi sampah yang mencapai 400-500 ton sampah per hari, pada Ramadan, produksi sampah bisa menjadi 750 ton.

"Ini estimasi dengan kemungkinan mereka konsumsi lebih tinggi, maka ada tambahan sampah per rumah tangga jadi total bisa 750 ton per hari" tutur Wahyunoto.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill