KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com–Fenomena munculnya manusia gerobak di bulan Ramadan semakin marak. Keberadaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini ada di berbagai kota dan daerah, termasuk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sejumlah manusia gerobak, seperti dilansir dari Suara, Rabu 20 April 2022, mudah ditemui di kawasan Jalan Cendekia Ciater dekat kantor Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan dekat dengan Taman Kota 2. Mereka mewarnai jalan khusus pedestrian di beberapa titik lokasi yang ramai di Tangsel.
Dari setiap gerobak yang digunakan, umumnya mereka satu keluarga, terdiri dari bapak, ibu, dan anak. Selain mencari rongsokan, lazimnya di Bulan Suci ini mereka mengais rezeki dari pemberian orang.
Tak hanya uang yang mereka dapatkan, sebagian orang di Ramadan ini juga memberi sedekah kepada para manusia gerobak berupa makanan atau sembako.
Mungkin belum banyak yang tahu hasil harian manusia gerobak yang banyak mengharap belas kasihan itu. Pendapatan manusia gerobak ternyata dapat melebihi penghasilan UMR karyawan.
Salah satu pemulung gerobak yang mengaku benama Nina Marlina, 50, menyebutkan dalam sehari dirinya mendapat uang hingga Rp200 ribu. "Kalau dikumpulin setiap harinya setiap bulan bisa lebih dari UMR," ucap ibu dua anak yang berasal dari Karawang itu.
Sepanjang jalan ini, kata dia, semua pemulungnya orang Karawang. “Jadi dari satu lingkungan tempat tinggal di kampung pemulung, kita nongkrong di sini," ungkap dia yang sehari-hari mangkal di jalan khusus pedestrian dekat Kantor Dinkes Tangsel.
Ia juga mengaku sebelum memulung pernah melakoni pekerjaan lain, mulai dari asisten rumah tangga (ART) hingga berjualan.
"Kalau dagang butuh modal, kalau mulung tanpa modal kita bisa dapat uang," ujarnya sembari menggendong anaknya yang berusia 4 tahun.
Pemulung atau manusia gerobak lainnya yang mengaku bernama Miranda, 32, menyebut dalam sehari pendapatannya di atas Rp100 ribu.
“Paling banyak Rp200 ribu, kadang Rp150 ribu. Nggak tentu," ungkapnya disertai tertawa ketika penghasilannya disamakan dengan UMR karyawan di Tangsel yang mencapai Rp4 juta lebih selama sebulan.
"Ngerongsok lebih gampang enggak perlu modal,” tambah pemulung bergerobak ini yang saban hari mangkal di jalur pedestrian itu bersama anaknya Adul, 5, sementara sang suami berkeliling mencari rongsokan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews